RADAR BOGOR - Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos di berbagai wilayah Indonesia kembali menerima kabar gembira soal penyaluran bansos BPNT, beras hingga minyak goreng.
Penyaluran bansos Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 4 dan distribusi bantuan berupa beras dan minyak goreng terpantau berjalan serentak.
Dikutip dari Youtube Arfan Saputra Channel, Ini adalah rincian update pencairan bansos BPNT hingga minyak goreng dan beras yang dilaporkan per 13 November 2025:
1. BPNT Tahap 4 Mulai Cair Merata (Rp600.000)
Pencairan BPNT Tahap 4 (alokasi Oktober–Desember) senilai Rp600.000 dilaporkan telah masuk ke rekening KKS KPM melalui berbagai bank penyalur.
2. Penyaluran Bantuan Tunai Tambahan (Kemungkinan BLT Kesra)
Selain BPNT reguler, terdapat laporan pencairan dalam nominal yang berbeda, yang kemungkinan besar merupakan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) atau bantuan tambahan lainnya.
Laporan: KPM BPNT Murni KKS tahun 2022 di Sragen dilaporkan mengambil bantuan senilai Rp890.000.
Nominal ini mendekati BLT Kesra sebesar Rp900.000 yang dikurangi biaya administrasi bank.
3. Distribusi Bantuan Pangan Fisik Gencar Dilakukan
Distribusi Bantuan Pangan (beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter) juga sedang berlangsung di berbagai daerah, ditandai dengan pembagian surat undangan resmi.
Baca Juga: Rektor Unpak Bogor Tegaskan Tak Ada Indikasi Bullying di Kasus Mahasiswi FEB Jatuh dari Lantai Tiga
Tanggal Pengambilan: KPM di beberapa wilayah, termasuk Sragen, mulai menerima surat undangan dengan jadwal pengambilan pada 13 November 2025 dan seterusnya.
Bukti Nyata: KPM juga telah membagikan foto bukti pengambilan, berupa dua karung beras (20 kg total) dan minyak goreng (4 liter), menegaskan bansos pangan ini sudah diterima langsung oleh masyarakat.
Imbauan Penting bagi KPM Bantuan Pangan:
Tidak Boleh Diwakilkan: KPM diimbau untuk datang sendiri sesuai jadwal yang tertera pada surat undangan.
Wajib Bawa Kantong: KPM diharapkan membawa kantong plastik atau karung tambahan sendiri, terutama untuk minyak goreng, karena kantong kemasan tidak selalu disediakan di lokasi pengambilan.
Secara keseluruhan, progres penyaluran bansos di pertengahan November 2025 menunjukkan adanya upaya masif dari pemerintah untuk menuntaskan berbagai program bantuan, baik tunai maupun pangan, sebelum akhir tahun.***
Editor : Rani Puspitasari Sinaga