Melansir YouTube Klik Bansos, pemerintah mulai menyalurkan bantuan sosial (bansos) PKH BPNT hingga BLT Kesra tahap keempat tahun ini.
Program yang mencakup PKH, BPNT, serta BLT Kesra Rp900.000, telah terkonfirmasi mulai masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih per hari Kamis, 13 November 2025.
Selain itu, bantuan tambahan berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter juga mulai dibagikan kepada penerima di berbagai wilayah Indonesia.
Informasi ini dikonfirmasi langsung oleh Menteri Sosial, Gus Ipul, yang menegaskan bahwa pencairan dilakukan secara bertahap demi memastikan seluruh KPM menerima haknya secara tepat sasaran.
Bantuan sosial ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi global.
Dilansir dari kanal YouTube KLIK BANSOS, status pencairan BPNT tahap 4 kini sudah berada di tahap “Standing Instruction (SI)”, artinya proses penyaluran sedang berlangsung di bank-bank penyalur.
Bagi penerima PKH dan BPNT yang belum melihat saldo masuk, disarankan tidak panik.
Proses transfer dilakukan bertahap mengingat jumlah penerima yang sangat besar.
Namun demikian, KPM wajib memantau saldo secara berkala di KKS masing-masing.
Selain itu, bagi KPM yang menerima surat undangan pencairan bansos beras 20 kg dan minyak 4 liter, diingatkan agar tidak menunda pengambilan.
Bantuan tersebut harus dicairkan sesuai jadwal dan tempat yang ditentukan, karena bila lewat lima hari, hak bantuan bisa dialihkan kepada penerima lain.
Dalam proses validasi data, Kementerian Sosial memprioritaskan bantuan bagi lansia tunggal, penyandang disabilitas yang tinggal sendiri, dan keluarga yang hidup di rumah tidak layak huni.
Keluarga dengan daya listrik 450-900 watt dan penghasilan serabutan juga menjadi prioritas dalam penggantian penerima yang tidak layak.
Dengan pencairan ganda ini PKH, BPNT, BLT Kesra, hingga bantuan pangan bulan November 2025 menjadi momen berlimpah berkah bagi jutaan keluarga.
Pemerintah menegaskan agar bantuan digunakan sesuai peruntukan demi keberlangsungan program.