Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sudah Terdaftar Jadi Penerima Bansos PKH BPNT atau BLT Rp900 Ribu? Jangan Abaikan Peringatan Ini, Bisa-bisa Bantuan Berasmu Hilang!

Ira Yulia Erfina • Kamis, 13 November 2025 | 18:29 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT.
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT.

RADAR BOGOR - Informasi terkini mengenai penyaluran berbagai bantuan sosial (bansos) PKH BPNT kembali mencuri perhatian publik.

Dilansir kanal Klik Bansos, sejumlah program seperti PKH, BPNT, dan BLT Kesra Rp900.000 dilaporkan tengah dipercepat pencairannya pada pertengahan November 2025.

Selain bansos PKH BPNT itu, penyaluran bantuan pangan berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter juga sedang berlangsung di berbagai wilayah.

Setiap penerima diimbau agar tidak menunda pengambilan bantuan karena batas waktu pencairan sangat ketat, dan keterlambatan bisa membuat bantuan dinyatakan hangus.

1. Status dan Proses Pencairan PKH, BPNT, dan BLT Kesra

Hingga pertengahan November, proses penyaluran masih dilakukan secara bertahap di seluruh daerah.

Meskipun masih ada keluarga yang belum menerima transfer dana, hal ini bukan berarti dikeluarkan dari daftar penerima, sebab sistem pencairan dilakukan bergelombang berdasarkan jadwal daerah masing-masing.

Status BPNT tahap 4 sendiri telah menunjukkan tanda “SE” dalam sistem SIK-NG, menandakan bahwa pencairan sedang berlangsung.

Secara keseluruhan, terdapat 10 juta penerima untuk PKH, 18,3 juta penerima untuk BPNT, dan sekitar 35 juta penerima untuk BLT Kesra Rp900.000.

2. Bantuan Beras 20 Kilogram dan Minyak Goreng 4 Liter Wajib Diambil Tepat Waktu

Bantuan pangan kali ini diberikan kepada 18,3 juta penerima BPNT yang terdaftar aktif. Surat undangan pengambilan telah disebarkan di berbagai wilayah, dan setiap penerima diwajibkan datang sesuai waktu serta tempat yang tercantum dalam undangan tersebut.

Baca Juga: Status BPNT Tahap 4 Sudah SI, PKH dan BLT Kesra Menyusul, Penerima Diminta Segera Cek Saldo Bansos Sebelum Terlambat

Peringatan keras disampaikan bahwa jika bantuan tidak diambil dalam waktu lima hari sejak undangan diterima, maka bantuan beras dan minyak goreng akan dinyatakan hangus dan langsung dialihkan ke penerima lain. Oleh karena itu, penerima diminta tidak menunda atau menunggu informasi tambahan.

3. Pemutakhiran Data dan Pernyataan Menteri Sosial Gus Ipul

Dalam keterangan resminya, Menteri Sosial Gus Ipul menjelaskan bahwa proses pemutakhiran data penerima bantuan telah dilakukan melalui verifikasi lapangan atau ground check.

Dari hasil pengecekan, tercatat 35.046.783 keluarga berada dalam kategori desil 1 hingga 4 yang menjadi prioritas penerima bansos.

Dari total 18,7 juta calon penerima baru BLTS, sebanyak 16,8 juta telah diverifikasi, di mana 12,6 juta dinyatakan layak, 4,2 juta tidak layak, dan sisanya masih menunggu hasil verifikasi lanjutan.

Bagi data yang dinyatakan tidak layak, segera dilakukan penggantian dengan penerima baru.

Prioritas pengganti difokuskan pada lansia tunggal, penyandang disabilitas tunggal, keluarga yang tinggal di rumah tidak layak huni dengan daya listrik 450 hingga 900 watt, serta keluarga dengan kepala rumah tangga yang menganggur atau bekerja serabutan.

4. Imbauan Penting untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM)

KPM diingatkan untuk menggunakan bantuan yang diterima dengan bijak, sesuai peruntukannya, terutama untuk kebutuhan pokok rumah tangga.

Bantuan tidak boleh digunakan untuk kepentingan yang tidak sesuai, termasuk bermain game online terlarang atau pembelian barang yang tidak penting.

Pelanggaran terhadap ketentuan penggunaan bantuan dapat menyebabkan pemblokiran kepesertaan di tahap selanjutnya.

Selain itu, penerima disarankan memeriksa saldo Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) secara berkala, namun tidak perlu bolak-balik ke mesin ATM setiap hari, karena proses transfer dilakukan secara bertahap sesuai jadwal pencairan di masing-masing wilayah.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bpnt #bansos #pkh