RADAR BOGOR – Gelombang pencairan bantuan sosial (bansos) untuk triwulan keempat tahun 2025 resmi berlanjut di berbagai wilayah Indonesia.
Kali ini, fokus utama penyaluran ada pada program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 4 serta bantuan pangan tambahan berupa beras dan minyak goreng.
Dilansir dari kanal Info Bansos, pencairan BPNT Tahap 4 dilakukan melalui dua skema utama, yaitu penyaluran oleh PT Pos Indonesia dan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dari bank-bank himpunan milik negara (Himbara).
Melalui PT Pos, bantuan sering kali disalurkan bersamaan dengan program PKH Tahap 4 serta tambahan BLT senilai Rp900.000.
Sejumlah kabupaten di wilayah Indonesia Timur menjadi daerah pertama yang menerima pencairan, di antaranya Pegunungan Bintang, Timur Tengah Selatan, Alor, Asmat, Belu, Biak Numfor, hingga Bovendigoel.
Selain itu, wilayah seperti Fakfak, Hulu Sungai Utara, Intan Jaya, Jayapura, Kaimana, Kepulauan Aru, dan Kepulauan Mentawai juga tercatat mulai menyalurkan bantuan ini.
Sementara itu, penyaluran melalui Kartu KKS berlangsung secara masif di berbagai provinsi dengan pembagian berdasarkan bank penyalur.
1. Bank BNI
Bank BNI menyalurkan bantuan ke beberapa daerah utama seperti Bali (Kabupaten Badung, Gianyar, Jembrana, dan Tabanan), Banten (Kota Serang, Tangerang, Tangerang Selatan), Daerah Istimewa Yogyakarta (Kabupaten Bantul, Kulonprogo, dan Kota Yogyakarta), serta seluruh wilayah administratif DKI Jakarta.
Jawa Barat menjadi salah satu penerima terbesar dengan cakupan wilayah dari Bandung, Bekasi, Cirebon, Karawang, hingga Sukabumi.
Selain itu, penyaluran juga dilakukan di Jawa Timur yang mencakup hampir seluruh kabupaten dan kota besar seperti Surabaya, Malang, Mojokerto, dan Sidoarjo. Daerah di Kalimantan Barat seperti Kubu Raya turut masuk dalam daftar penerima melalui BNI.
2. Bank BRI
Bank BRI menyalurkan BPNT ke wilayah Bali bagian lain (Bangli, Buleleng, Karangasem, Klungkung, dan Denpasar), Banten (Kabupaten Lebak dan Tangerang), Bengkulu, Gorontalo, Jambi, serta sejumlah daerah di Jawa Tengah seperti Banjarnegara, Blora, Grobogan, Pati, hingga Purworejo.
Penyaluran juga menjangkau beberapa kabupaten di Kalimantan dan Sumatera, memperluas cakupan distribusi kepada keluarga penerima manfaat di daerah-daerah nonperkotaan.
3. Bank BSI
Bank BSI berfokus pada Provinsi Aceh, di mana seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut dilaporkan telah menerima pencairan BPNT melalui jaringan BSI.
Sementara itu, Bank Mandiri masih belum menunjukkan lonjakan pencairan signifikan untuk periode tahap keempat ini, meski proses verifikasi data penerima dilaporkan masih berlangsung di beberapa wilayah.
Selain BPNT, pemerintah juga menyalurkan Bantuan Pangan Tambahan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
Program ini merupakan inisiatif dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Perum Bulog untuk periode Oktober hingga November 2025.
Target bantuan mencakup 18,27 juta keluarga penerima manfaat (KPM), dengan setiap keluarga mendapatkan total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng sebagai akumulasi bantuan dua bulan.
Jadwal distribusi bantuan pangan tambahan ini pun sudah tersebar di berbagai daerah. Di Maluku, penyaluran berlangsung sejak 30 Oktober hingga 25 November 2025, sementara di Jawa Timur terutama Kota Kediri pembagian dilakukan antara 30 Oktober hingga 15 November.
Provinsi lain seperti Sulawesi Utara, Kalimantan Barat, Aceh, Jawa Tengah, dan Sumatera Barat juga melaporkan jadwal pencairan yang berlangsung sepanjang bulan November, dengan rata-rata penyelesaian sebelum akhir bulan.***