Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Tanda di SIKS-NG Akhirnya Muncul! Pencairan PKH, BPNT, dan BLT Rp900 Ribu November 2025 Resmi Salur, Jangan Sampai Dana Bansos Terlambat Diambil

Ira Yulia Erfina • Jumat, 14 November 2025 | 13:10 WIB
Ilustrasi Penyaluran Bansos
Ilustrasi Penyaluran Bansos

RADAR BOGOR – Pemerintah kembali mempercepat pencairan berbagai bantuan sosial (bansos) menjelang akhir tahun 2025.

Program yang disalurkan meliputi PKH, BPNT Tahap 4, BLT Kesra Rp900.000, serta bantuan pangan berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter.

Berikut ulasan lengkap mengenai perkembangan terbaru, data penerima, serta imbauan penting yang wajib diperhatikan KPM agar tidak kehilangan haknya, melansir kanal Klik Bansos.

1. Percepatan Pencairan dan Status Bansos

Pemerintah memastikan proses pencairan bansos terus dipercepat agar seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima haknya sebelum akhir tahun.

Program PKH dan BPNT Tahap 4 menjadi prioritas utama, disertai tambahan BLT Kesra Rp900.000 yang menjangkau hingga 35 juta keluarga di seluruh Indonesia.

Dalam sistem SIKS-NG, status BPNT Tahap 4 kini sudah berstatus “SE” atau Standing Instruction, menandakan bahwa dana sedang dalam proses penyaluran ke rekening penerima.

2. Jumlah dan Kuota Penerima Bantuan 2025

Data resmi menunjukkan bahwa total penerima bantuan sosial tahun ini mencapai 35 juta keluarga.

Rinciannya yaitu 10 juta KPM untuk program PKH, 18,3 juta KPM untuk BPNT, dan 35 juta penerima untuk BLT Kesra Rp900.000.

Penyaluran dilakukan secara bertahap, sehingga masyarakat yang belum menerima diimbau untuk bersabar karena proses transfer akan terus berlangsung hingga selesai di semua wilayah.

3. Bantuan Pangan Beras 20 Kilogram dan Minyak Goreng 4 Liter

Selain bantuan uang tunai, pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter kepada 18,3 juta penerima BPNT.

Surat undangan penyaluran telah mulai disebarkan oleh aparat desa dan petugas kantor pos. KPM diwajibkan mengambil bantuan sesuai waktu dan tempat yang telah ditetapkan.

Jika tidak diambil dalam waktu maksimal lima hari, bantuan tersebut akan dianggap hangus dan dapat dialihkan kepada keluarga lain yang lebih membutuhkan.

4. Pemutakhiran dan Verifikasi Data oleh Kementerian Sosial

Menteri Sosial Gus Ipul menyampaikan hasil verifikasi dan pembaruan data penerima bansos yang dilakukan melalui pengecekan lapangan (ground check).

Dari total 35 juta keluarga di desil 1 hingga 4, sebanyak 18,7 juta tercatat sebagai penerima baru BLT.

Dari jumlah tersebut, 12,6 juta keluarga dinyatakan layak menerima bantuan, 4,2 juta tidak layak, dan 1,9 juta masih dalam proses verifikasi lanjutan.

Data yang tidak layak akan segera digantikan oleh penerima baru, dengan prioritas bagi lansia tunggal, penyandang disabilitas, keluarga yang tinggal di rumah tidak layak huni dengan listrik 450 hingga 900 watt, serta keluarga dengan kepala rumah tangga yang tidak memiliki pekerjaan tetap.***

Bandara Samrat Manado
Bandara Samrat Manado
Proyek infrastruktur long segment ruas jalan provinsi Lenangguar-Lunyuk di Kabupaten Sumbawa terus dikebut. Proyek senilai Rp 19 miliar ini kurang dari 50 persen.
Proyek infrastruktur long segment ruas jalan provinsi Lenangguar-Lunyuk di Kabupaten Sumbawa terus dikebut. Proyek senilai Rp 19 miliar ini kurang dari 50 persen.
Editor : Eli Kustiyawati
#bpnt #kpm #bansos #pencairan #pkh