RADAR BOGOR - Belakangan ini banyak KPM khawatir bansos PKH, BPNT dan BLT Kesra mereka hangus karena proses peralihan data dari PT Pos Indonesia ke bank Himbara tidak berhasil. Namun, kekhawatiran itu kini terjawab.
Dilansir dari kanal YouTube Pendamping Sosial, KPM dengan status gagal burekol (Gagal Buka Rekening Kolektif) dipastikan akan tetap menerima bansos PKH, BPNT dan BLT Kesra. Bantuan tidak hangus, melainkan dialihkan kembali pencairannya melalui PT Pos Indonesia.
Proses gagal burekol ini terjadi karena data KPM tidak lolos verifikasi perbankan, misalnya karena ada perbedaan nama, NIK, atau data kependudukan lainnya untuk menyalurkan bansos PKH BPNT dan lainnya.
Tiga Bansos Cair Sekaligus via Kantor Pos
Terdapat kabar baik, KPM yang masuk dalam kategori ini akan menerima pencairan bansos mereka secara dobel, bahkan triple, dalam satu undangan dari PT Pos.
Bantuan yang akan cair berbarengan meliputi:
. Bantuan PKH (sesuai komponen)
. Bantuan BPNT
. BLT Kesra senilai Rp900.000
Penyaluran bantuan sosial PKH dan BPNT masih tetap disalurkan melalui PT Pos Indonesia, disalurkan bersamaan dengan BLT Kesra senilai Rp900.000.
Bukti pencairan ini sudah terlihat di beberapa wilayah.
Salah satunya di wilayah Fakfak, Papua, yang termasuk wilayah akses sulit (3T), di mana surat undangan pencairan telah terbit per tanggal 11 November 2025. Ini menegaskan bahwa loket pencairan di PT Pos masih dibuka dan aktif.
Bansos Tambahan, Beras 20 Kg dan Minyak 4L Juga Mulai Disalurkan
Selain tiga bantuan tunai di atas, bantuan pangan penebalan berupa beras 20 kg (dua karung) dan minyak goreng 4 liter juga telah dimulai proses distribusinya melalui PT Pos Indonesia.
Beberapa wilayah yang terpantau sudah mulai menerima undangan bantuan pangan ini antara lain:
. Wilayah Jawa Tengah
. Wilayah DKI Jakarta
Penyaluran bantuan berupa barang ini diakui akan berjalan lebih lambat dan bertahap dibandingkan bantuan tunai, karena membutuhkan proses logistik dan transportasi.
Proses distribusi ini diperkirakan akan terus berjalan hingga bulan Desember 2025.
Penting! Penerima BLT Kesra Belum Tentu Dapat Beras 20 Kg
Informasi ini sangat penting untuk dipahami agar tidak terjadi kesalahpahaman di masyarakat. Meskipun sama-sama cair di bulan ini, penerima BLT Kesra (Rp900.000) belum tentu otomatis mendapatkan bantuan beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter.
Perbedaannya terletak pada kuota dan data penerima (BNBA):
. BLT Kesra (Rp900.000) Menyasar 35 juta KPM (Desil 1-4). Ini mencakup penerima PKH, BPNT, dan KPM non-bansos yang lolos verifikasi.
. Beras 20 Kg dan Minyak 4 L Menyasar 18,3 juta KPM, yang kuotanya setara dengan penerima BPNT aktif (baik BPNT murni maupun BPNT dan PKH).
Patokan utamanya adalah penerima BPNT atau program sembako yang masih aktif. Bagi KPM yang belum mendapatkan KKS, disarankan menunggu pemberitahuan serta surat undangan resmi dari PT Pos Indonesia melalui pendamping sosial atau aparat desa/kelurahan setempat.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga