RADAR BOGOR - Ada kabar baik pada Sabtu (15/11/2025) terkait pencairan bansos tahap keempat dan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Sosial (BLTS Kesra).
Pencairan bansos tahap keempat terus menjadi perhatian publik pada awal November 2025.
Bansos Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (PKH BPNT) dan BLT Kesra senilai Rp900.000 dikabarkan akan cair serentak pada 15 November 2025.
Sedangkan pencairan bansos susulan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang belum cair dipastikan berlanjut hingga akhir bulan.
Bantuan PKH BPNT dan BLT Kesra dilaporkan terus dicairkan secara serentak di empat bank penyalur Himbara seperti BSI, Mandiri, BNI, dan BRI.
Selain itu, ada bantuan tambahan berupa beras dan minyak goreng yang ikut disalurkan kepada KPM yang berhak di berbagai daerah.
Hari Sabtu (15/11/2025) disebut-sebut akan ada lima jenis bansos yang mengalami pencairan serentak.
Kelima bantuan tersebut meliputi PKH untuk keluarga dengan komponen pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Bantuan pangan tunai BPNT yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok.
Kemudian BLTS Kesra senilai Rp900.000 bagi penerima yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Baca Juga: DLH Kabupaten Bogor Verifikasi 424 Lokasi Kampung Ramah Lingkungan, Dorong Wilayah Bersih dan Hijau
Selanjutnya, bantuan beras dan minyak goreng masing-masing sebanyak 20 kg beras ya dan 4 liter minyak goreng untuk masyarakat rentan akan ikut dicairkan.
Pemerintah juga akan menyalurkan Program Indonesia Pintar PIP bagi siswa SD, SMP, dan SMA penerima manfaat aktif.
Empat bank penyalur Himbara yakni BSI, Mandiri, BRI, dan BNI dilaporkan telah menyalurkan sekitar 90% dana bantuan PKH BPNT dan BLTS Kesra.
Penyaluran dilakukan secara bertahap sesuai jadwal transfer dari Kementerian Sosial.
Baca Juga: Hadapi Kekerasan, Aisyiyah Bogor Sebut Anak Perlu Dilatih Keberanian dan Pentingnya Peran Orang Tua
Walau begitu, masih ada penerima yang belum menerima saldo bantuan terutama di wilayah dengan antrian data dan validasi administrasi.
Meski sebagian besar bantuan telah tersalurkan, pemerintah memastikan bahwa proses pencairan susulan terus dilakukan hingga akhir November 2025.
KPM yang belum menerima dana dihimbau untuk bersabar dan rutin memeriksa saldo KKS.
Apabila saldo belum masuk, penerima disarankan berkoordinasi langsung dengan pendamping sosial PKH atau dilakukan pengecekan melalui aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial (SIKS NG).
Pengecekan tersebut bertujuan untuk memastikan status pencairan Surat Perintah Pembayaran Dana (SP2D).
Editor : Siti Dewi Yanti