Selain Bansos PKH BPNT Tahap 4, BLT Kesra Rp900 Ribu, 4 Bantuan Tambahan Disalurkan Pemerintah November 2025
Asep Suhendar• Minggu, 16 November 2025 | 20:03 WIB
Ilustrasi: Bantuan sosial kembali disalurkan pemerintah kepada para KPM pada November 2025.
RADAR BOGOR - Memasuki minggu ketiga November tahun 2025, berbagai jenis bantuan sosial atau bansos kembali disalurkan oleh pemerintah secara bertahap.
Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap empat merupakan dua bansos reguler yang terpantau cair di pertengahan bulan November ini.
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) juga akan mendapatkan bansos tambahan Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) sebesar Rp900.000.
Dilansir dari kanal Youtube Info Bansos, selain ketiga jenis bantuan di atas, pemerintah juga akan memberikan sedikitnya empat bansos tambahan kepada KPM yang telah memenuhi persyaratan, berikut daftar lengkapnya:
Program Indonesia Pintar (PIP) diberikan pemerintah pada bulan ini kepada anak sekolah yang berasal dari keluarga miskin dan rentan agar bisa melanjutkan pendidikan.
Bantuan yang satu ini diberikan untuk semua jenjang, mulai dari SD, SMP, hingga SMA/sederajat dengan nominal yang cukup bervariasi, yaitu tergantung dari jenjang pendidikan siswa itu sendiri.
Dana PIP termin tiga untuk periode Oktober, November dan Desember bisa digunakan oleh siswa untuk membeli perlengkapan pendidikan seperti seragam, alat tulis, hingga bekal mereka untuk bersekolah.
2. Bantuan Beras dan Minyak Goreng
Pemerintah juga dikabarkan kembali menyalurkan bantuan beras 20 kg dan minyak goreng empat liter untuk penyaluran Oktober dan November 2025.
Bansos pangan ini diberikan oleh pemerintah untuk menjaga stabilitas pangan nasional menjelang akhir tahun 2025.
KPM yang menerima bantuan pangan tersebut bisa datang ke kantor desa sesuai jadwal yang telah ditentukan di dalam surat undangan yang diberikan oleh petugas.
Pada saat proses pengambilan bantuan, KPM harus membawa beberapa dokumen seperti KTP, KK, dan surat undangan yang menunjukan sebagai penerima bantuan.