Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

KPM Diminta Aktif Cek Status Bansos, Ini Langkah-Langkah yang Harus Ditempuh Jika Belum Terima Bantuan

Yosi Alfa Resti • Minggu, 16 November 2025 | 20:14 WIB

 

Ilustrasi: Petugas pendamping sosial saat melakukan pengecekan penerima bantuan sosial (bansos). 
Ilustrasi: Petugas pendamping sosial saat melakukan pengecekan penerima bantuan sosial (bansos). 
 
RADAR BOGOR - Keluarga Penerima Manfaat (KPM) diimbau secara aktif memeriksa status bantuan sosial (bansos) mereka. 
 
Imbauan ini disampaikan pemerintah sebagai upaya memastikan seluruh bantuan, baik PKH, BPNT, maupun BLT Kesra, tersalurkan tepat waktu dan tepat sasaran.
 
Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah KPM melaporkan belum menerima bantuan meskipun jadwal pencairan telah diumumkan. 
 
Kondisi tersebut dikabarkan seringkali terjadi akibat kendala teknis, data yang belum diperbarui, atau masalah verifikasi di tingkat desa. 
 
Oleh sebab itu, pengecekan status bansos menjadi langkah penting agar KPM tidak tertinggal dalam proses pencairan.
 
Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Uji Coba Bahan Bakar dari Jerami hingga Produksi di Lembur Pakuan, Resmi Kerja Sama dengan Bobibos
 
KPM diimbau untuk tidak hanya menunggu informasi, tetapi secara aktif melakukan pemeriksaan melalui berbagai saluran resmi yang disediakan. 
 
Dikutip dari YouTube Diary Bansos dan laman resmi Kemensos, langkah ini penting untuk mengetahui apakah pencairan tertunda, sedang diproses, atau terjadi kesalahan data.
 
Adapun saluran pengecekan status bansos antara lain:
 
- Pendamping sosial PKH di desa atau kelurahan
 
- Operator SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation)
 
- Aplikasi Cek Bansos Kemensos
 
- Pengecekan kartu KKS di bank atau agen bank
 
Baca Juga: Mengenal Bobibos, Bahan Bakar Setara Ron 98 dari Tanaman yang Bikin Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Kepincut dan Siap Uji Coba Produksi Pakai Jerami
 
Dengan memeriksa status secara langsung, KPM dapat memperoleh kepastian dan menghindari informasi hoaks yang sering beredar menjelang pencairan bansos.
 
Pemerintah mendorong KPM untuk tidak ragu bertanya kepada pendamping sosial atau operator SIK-NG terkait status bantuannya. 
 
Pendamping sosial bertugas membantu memverifikasi data, mengecek penyaluran, dan melakukan pengecekan jika terjadi kendala pencairan.
 
Banyak kasus menunjukkan bahwa keterlambatan penyaluran bukan karena bantuan tidak diberikan, melainkan karena masalah administrasi atau kurangnya koordinasi antara KPM dan pendamping sosial. Dengan berkomunikasi aktif, kendala dapat diselesaikan lebih cepat.
 
Bagi KPM yang belum menerima bantuan meskipun sudah masuk jadwal pencairan, berikut langkah-langkah yang harus dilakukan:
 
Baca Juga: 6 Kriteria KPM Harus Siap Lulus sebagai Penerima Bansos, Berikut Aturan Graduasi PKH dan BPNT
 
1. Periksa saldo pada kartu KKS melalui ATM atau agen bank untuk memastikan bantuan benar-benar belum masuk.
 
2. Laporkan ke pendamping sosial PKH, berikan informasi lengkap mengenai nama, NIK, dan nomor KKS.
 
3. Cek status melalui operator SIKS-NG di kantor desa atau kelurahan untuk memastikan tidak ada data ganda atau kesalahan input.
 
4. Jika ditemukan masalah data, KPM dapat mengajukan pembaruan data melalui pendamping sosial agar penyaluran berikutnya dapat berjalan normal.
 
Pemerintah menegaskan bahwa seluruh bantuan sosial diberikan berdasarkan data resmi yang terus diperbarui. Karena itu, partisipasi KPM dalam melakukan pengecekan status sangat penting untuk memastikan bantuan diterima tepat waktu.
 
Dengan pengecekan rutin dan komunikasi aktif dengan pendamping sosial, KPM dapat memastikan proses penyaluran bansos berlangsung lancar dan tidak mengalami keterlambatan. 
 
Bantuan diharapkan dapat terus mendukung kesejahteraan rumah tangga yang membutuhkan.***
Editor : Eka Rahmawati
#kpm #bansos