Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gelombang Pencairan Bansos Besar 17 November 2025! Ada PKH BPNT Tahap 4 dan BLT Kesra Mulai Mengalir, Ditambah Bantuan Pangan untuk Jutaan KPM

Ira Yulia Erfina • Senin, 17 November 2025 | 17:45 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT.
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT.

RADAR BOGOR - Pencairan bansos PKH dan BPNT Tahap 4 terpantau mulai bergerak di sejumlah bank penyalur.

Peralihan kartu dari PT Pos menuju Bank Himbara memberi kesempatan bagi pemegang KKS baru untuk mulai mendapatkan hak bansos PKH BPNT, meskipun pencairan tetap dilakukan secara bertahap per termin.

Nominal bansos PKH BPNT yang masuk juga bervariasi sesuai komponen keluarga, sehingga tidak semua KPM menerima jumlah yang sama.

Dilansir dari kanal Diary Bansos, penerima BPNT murni kembali mendapatkan saldo Rp600.000, sementara penerima PKH dengan komponen anak SD misalnya menerima sekitar Rp225.000 per tahap.

Meski demikian, sebagian KPM lain masih mendapati saldo nol karena proses penyaluran memang tidak serentak.

1. Update Pencairan PKH dan BPNT Tahap 4

· KKS Baru (peralihan Pos ke Bank Himbara) telah menunjukkan adanya saldo masuk, khususnya di Bank BRI, dengan laporan nominal sebesar Rp1.385.000 yang diterima pada 16 November 2025.

· Penerima BPNT murni kembali mendapatkan penyaluran di Bank BNI sebesar Rp600.000 pada tanggal yang sama.

· Di Bank Mandiri, laporan saldo masuk sebesar Rp600.000 juga terpantau pada 17 November 2025, sementara sebagian penerima lain masih mendapati saldo kosong karena pencairan dilakukan bertahap.

· Nominal bantuan PKH tetap mengikuti komponen yang terdata, sehingga untuk keluarga dengan komponen anak SD satu orang, jumlah bantuannya sekitar Rp225.000 per tahap.

2. Penyaluran Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter

Baca Juga: Unit Apartemen di Depok Terbakar, Begini Penampakanya

Pendistribusian bantuan pangan tambahan kembali berjalan bagi jutaan KPM yang tercatat sebagai penerima bantuan sembako.

Bantuan ini berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter, dengan total sasaran sebanyak 18,27 juta penerima. Penerima PKH yang juga menerima BPNT berpeluang mendapatkan paket pangan ini.

Mereka yang telah mendapat undangan diminta segera melakukan pengambilan, karena apabila dalam beberapa hari berturut-turut tidak diambil, bantuan dapat dialihkan kepada penerima lain oleh pihak desa.

Distribusi ini juga sudah terjadwal di sejumlah wilayah, termasuk di Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Jawa Timur pada 17 November 2025.

3. Update BLT Kesra Rp900.000

BLT Kesra dengan besaran Rp900.000 kembali menjadi perhatian karena penyalurannya untuk KPM baru yang berada pada kategori desil 1 hingga 4 belum berlangsung masif melalui KKS.

Untuk penerima yang belum memiliki rekening bansos, penyaluran akan dilakukan melalui PT Pos Indonesia dengan jadwal yang tengah disusun dan akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.

Di beberapa wilayah 3T, termasuk Papua, penyaluran PKH dan BPNT Tahap 4 bersamaan dengan BLT Kesra sudah mulai dilakukan.

4. Tips Penting untuk Pemegang KKS Baru

Pemegang KKS baru hasil peralihan dari PT Pos ke bank perlu berhati-hati agar kartu tidak terblokir saat melakukan pengecekan saldo.

Pengecekan sangat disarankan dilakukan di agen atau ATM dari bank yang menerbitkan kartu, misalnya kartu BNI sebaiknya dicek melalui ATM atau Agen BNI.

Apabila kartu baru dicek di bank lain, misalnya kartu BNI dicek di agen BRI, sistem dapat menganggap kartu belum aktif sehingga berpotensi terblokir.

Jika ini terjadi, pemilik kartu harus datang langsung ke bank untuk melakukan aktivasi ulang, dan proses ini tidak dapat diwakilkan sehingga menyulitkan bagi KPM lanjut usia atau yang sedang sakit.

5. Saran bagi KPM yang Bantuan Belum Cair

Bagi penerima yang ingin mengetahui status pencairan namun belum menemukan saldo masuk, disarankan untuk menghubungi operator SIKS-NG di desa atau pendamping sosial setempat.

Status yang tertera pada menu “View DTKS” dapat memberi gambaran apakah bantuan masih berpeluang cair.

Jika status menunjukkan “Exclude”, maka penerima tidak masuk dalam daftar pencairan periode ini.

Namun apabila status “Gagal Cek Rekening” muncul dan data kependudukan sudah padan, masih ada kemungkinan bantuan masuk setelah perbaikan data dilakukan.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bpnt #bansos #pkh