RADAR BOGOR - Beredar informasi yang mengatakan, adanya pencairan serentak bansos tunai dan bansos non tunai pada Senin (17/11/2025).
Bansos yang dimaksud adalah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang dicairkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank BNI.
Sejumlah KPM melaporkan, dana bansos senilai Rp600.000 baru tercairkan pada Senin, setelah beberapa hari tidak ada penyaluran bansos tahap keempat.
Sedangkan proses penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) melalui Bank BNI juga masih terus disalurkan.
Selanjutnya, terpantau sudah banyak yang melaporkan bansos non tunai akan segera cair dan mulai melakukan pengambilan beras dan minyak goreng pada Selasa (18/11/2025).
Pencairan bansos tahap keempat, PKH BPNT dan Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) masih terus dilakukan melalui Bank BRI, Mandiri, dan BSI.
Proses penyaluran bantuan PKH BPNT belum 100% tersalurkan ke semua KPM di wilayah Indonesia dan masih terus berproses hingga akhir Desember 2025.
Oleh karena itu, ada KPM yang sudah menerima pencairan dan masih banyak KPM yang belum menerima pencairan bansos dari Bank BSI, Mandiri, BRI, dan BNI
Pendistribusian bantuan pangan beras 20 kg dan 4 liter minyak goreng sudah mulai dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah di Indonesia.
Salah satu KPM asal Kota Tangerang melaporkan, sudah mendapatkan undangan pengambilan bantuan pangan dan dijadwalkan menerima bansos pada Selasa (18/11/2025).
Sementara itu, ada penyebab KPM PKH BPNT tidak bisa menerima pencairan bantuan dari pemerintah kembali.
Pertama, KPM sudah meninggal dunia dan surat kematian sudah dikeluarkan oleh pihak desa atau kelurahan setempat.
Penyebab selanjutnya, data KPM yang tidak padan di Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) denga Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Dukcapil).
Jika hal ini terjadi, penerima manfaat wajib mendatangi dan melaporkan data tidak padan kepada pendamping sosial kabupaten kota.
Editor : Siti Dewi Yanti