Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Banyak KPM Sudah Dapat PKH Plus BLT Kesra, Antrean Beras 20 Kg Membludak, tapi Kenapa BPNT Belum Cair di Mandiri? Cek Infonya

Khairunnisa RB • Selasa, 18 November 2025 | 09:46 WIB
KPM antre mengambil bantuan beras 20 kg dan minyak goreng
KPM antre mengambil bantuan beras 20 kg dan minyak goreng

RADAR BOGOR – Pada hari ini, 18 November 2025, muncul kabar menggembirakan bagi jutaan penerima bantuan sosial (bansos) di seluruh Indonesia.

Warga mulai membagikan bukti slip transaksi yang menunjukkan bahwa bantuan PKH Tahap 4 resmi dicairkan untuk sebagian penerima, terutama yang menggunakan KKS Merah Putih Bank Mandiri.

Dilansir dari kanal YouTube Klik Bansos, besaran dana yang masuk mencapai Rp1.125.000, menandakan bahwa penyaluran bantuan kembali berjalan sesuai siklus penyaluran tahap akhir tahun ini.

Selain itu, jejak pencairan BLT Kesra Rp900.000 pada 4 November 2025 juga tampak dalam bukti transaksi yang beredar.

Gabungan dua bantuan ini meningkatkan antusiasme masyarakat, terutama bagi mereka yang telah lama menantikan kepastian jadwal pencairan.

Namun, tidak semua bantuan menunjukkan perkembangan signifikan.

Untuk BPNT via Bank Mandiri, laporan dari berbagai wilayah menyebutkan belum ada pergerakan saldo.

Banyak warga masih bertanya-tanya apakah pencairan akan berlangsung hari ini atau digilir dalam beberapa hari ke depan.

Komentar demi komentar terus bermunculan dari warga yang mengecek saldo tetapi masih menemukan angka Rp0.

Di sisi lain, muncul pula undangan resmi penyaluran bantuan pangan 2025 yang berisi paket beras 25 kg dan minyak goreng 4 liter.

Di sejumlah daerah, distribusi paket pangan tersebut sudah dimulai hari ini. Antrean warga tampak memenuhi balai desa atau titik distribusi bantuan.

Namun, di beberapa daerah lain, surat undangan belum diterima sehingga warga masih menunggu kepastian jadwal penyaluran.

Berbanding terbalik dengan pengguna Mandiri, penerima BPNT melalui KKS Bank BNI justru melaporkan bahwa saldo bantuan sudah cair sejak beberapa hari lalu.

Wilayah Bekasi menjadi salah satu yang mengonfirmasi pencairan paling cepat.

Hal ini memperkuat fakta bahwa proses penyaluran tidak dilakukan secara serentak nasional, melainkan bertahap per bank dan wilayah.

Mengingat jumlah KPM yang mencapai lebih dari 35 juta keluarga, keterlambatan pencairan adalah hal yang wajar.

Sistem penyaluran membutuhkan waktu dan ketelitian agar seluruh dana sampai pada rekening penerima tanpa kesalahan.

Pemerintah dan bank penyalur terus melakukan sinkronisasi data serta pembagian jadwal transfer agar proses pendistribusian berjalan lancar.

Untuk bantuan pangan berupa beras 20 kg atau 25 kg serta minyak goreng 4 liter, pemerintah memastikan bahwa selama nama penerima masih tercatat dalam data BPNT atau Sembako, peluang untuk menerima undangan pencairan sangat besar.

Warga diimbau bersabar dan menunggu informasi resmi dari RT/RW, pendamping sosial, atau kantor desa masing-masing.

Dengan dinamika pencairan yang terus berubah dari hari ke hari, pembaruan informasi menjadi sangat penting.

Masyarakat disarankan untuk terus memantau perkembangan terbaru serta rutin mengecek saldo melalui ATM, e-Warong, atau agen bank terdekat.***

Editor : Eli Kustiyawati
#KKS Merah Putih #bansos #pkh