RADAR BOGOR - Program bantuan sosial (bansos) secara resmi disalurkan pemerintah untuk keluarga penerima manfaat atau KPM jelang akhir tahun 2025.
Sebelumnya dikabarkan pemerintah bagi-bagi uang, tetapi faktanya program bagi-bagi uang di akhir tahun merupakan istilah untuk beragam bansos yang cair serentak.
Seperti Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra), PKH, BPNT, Program Indonesia Pintar, dana desa, hingga bantuan sosial khusus anak yatim piatu.
Seluruh bantuan ini diperuntukkan hanya bagi masyarakat tak mampu dan sudah memenuhi syarat sesuai Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), sebagaimana dilansir dari channel YouTube Pendamping Sosial berikut ulasannya.
BLT Kesra menjadi salah satu bansos dengan nilai besar di penghujung tahun total Rp900.000 untuk alokasi Oktober-Desember 2025.
Program ini diberikan pada lebih dari 35 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang berada di desil 1-4, sesuai pencatatan dan pembaruan data nasional.
BLT Kesra merupakan penebalan bansos yang berbeda dari bansos reguler seperti PKH atau BPNT, dan biasanya tidak bisa didaftarkan mendadak karena hanya berlangsung memakai data yang telah ter-update sebelumnya.
Daftar Bantuan Lainnya yang Ikut Cair
Selain BLT Kesra, bansos yang dipercepat pencairannya di akhir tahun antara lain:
- PKH (Program Keluarga Harapan): Untuk keluarga pra-sejahtera dengan kriteria tertentu (ibu hamil/nifas, anak usia dini, SD/sederajat, SMP, SMA, lansia, disabilitas berat).
- BPNT/sembako: Bantuan bahan pangan pokok, dicairkan per tiga bulan sekali.
- Program Indonesia Pintar (PIP): Untuk pelajar SD, SMP, SMA dengan nominal berbeda berdasarkan jenjang.
- BLT Dana Desa: Khusus penerima tertentu di beberapa wilayah, biasanya tidak bisa digabung dengan BLT Kesra.
- Santunan Anak Yatim Piatu: Bantuan atensi sosial yang juga cair di akhir tahun.
- Penebalan Bantuan Beras dan Minyak Goreng: Distribusi beras 20 kg dan minyak goreng sebagai tambahan bantuan musim penghujung tahun.
Catatan penting, tidak semua keluarga bisa menerima seluruh jenis bansos di atas secara bersamaan, terutama BLT Dana Desa yang anggarannya berbeda dan penerimanya tidak bisa digabung dengan bansos lain seperti PKH atau BPNT.
Syarat dan Cara Memperoleh Bansos
Untuk mendapatkan bantuan-bantuan ini, nama penerima harus sudah tercatat di Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Jika belum, calon penerima bisa mendaftarkan diri melalui aplikasi Cek Bansos mandiri atau lewat pemerintah desa, dan menunggu verifikasi data.
Pemerintah menegaskan seluruh proses memakai verifikasi ketat demi memastikan penerima benar-benar sesuai kriteria.
Pencairan bansos berlangsung bertahap, tidak semua daerah menerima bansos pada hari yang sama, sehingga masyarakat diimbau cek saldo secara rutin, baik di rekening bank (Himbara) maupun kantor pos sesuai undangan.***