Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

KPM Diimbau Cek KTP Sekarang, Punya Tanda Ini Auto Cair Bansos BLT Kesra Rp900 Ribu, Begini Ciri-cirinya

Khairunnisa RB • Selasa, 18 November 2025 | 14:48 WIB
Ilustrasi KPM non KKS antri bansos BLT Kesra Rp900 ribu.
Ilustrasi KPM non KKS antri bansos BLT Kesra Rp900 ribu.

RADAR BOGOR - Jagat media sosial kembali digemparkan kabar mengenai pencairan bansos BLT Kesra Rp900.000 yang ternyata tidak hanya menyasar pemilik KKS, tetapi juga warga umum pemilik KTP aktif yang selama ini tak pernah sekalipun mendapat bantuan pemerintah.

Fenomena ini menimbulkan pertanyaan besar siapa sebenarnya kelompok KPM baru bansos BLT Kesra yang ikut kecipratan bantuan?

Program bansos BLT Kesra merupakan bantuan sementara untuk KPM periode Oktober–Desember 2025, dengan nominal Rp300.000 per bulan yang dicairkan sekaligus sebesar Rp900.000.

Pemerintah mengucurkan dana besar mencapai Rp31,5 triliun untuk mengamankan tingkat konsumsi masyarakat miskin jelang akhir tahun.

DTSN Jadi Kunci Munculnya Penerima Baru

Sistem data terbaru DTSEN, yang diperbarui secara real-time, berhasil mengidentifikasi warga rentan miskin yang sebelumnya tidak pernah muncul di DTKS lama.

Pembaruan data ini dilakukan dengan menggandeng BPS dan Kemendagri sehingga data kependudukan seperti NIK, KK, dan alamat diverifikasi ulang.

Hasilnya cukup mengejutkan, sekitar 14 juta warga baru yang tidak memiliki KKS kini masuk daftar penerima BLT Kesra.

Mereka dianggap memenuhi indikator kemiskinan ekstrem, seperti:

• Penghasilan di bawah Rp2 juta

• Tidak memiliki kendaraan

• Rumah sederhana

• Belanja kebutuhan makan lebih dari 50%

• Tidak berstatus PNS/TNI/Polri

• Tidak menerima bansos reguler sebelumnya

Yang menarik, bantuan untuk kelompok baru ini disalurkan langsung melalui PT Pos Indonesia, bukan lewat bank.

Ini tanda Anda termasuk penerima baru BLT Non-KKS sebagaimana dilansir dari kanal YouTube Info Bansos

• Terdaftar di DTSEN terbaru

• NIK aktif dan sinkron di Dukcapil

• Termasuk desil 1–4 (paling miskin hingga rentan)

• Tidak memiliki kartu KKS

• Berdomisili di wilayah dengan akses pos

• Tercatat di sistem SIKS-NG sebagai penerima

Warga yang memenuhi ciri ini kemungkinan besar bisa mencairkan bantuan tersebut selama masa penyaluran.

Dirut PT Pos Indonesia menegaskan bahwa seluruh biaya operasional distribusi sepenuhnya ditanggung pemerintah, sehingga penerima tidak boleh dipotong serupiah pun.

oket penyaluran kini dilengkapi spanduk peringatan “Tidak Ada Potongan Apa Pun”.

Bagi warga yang merasa dipungut biaya, pemerintah membuka jalur pengaduan resmi untuk menindak oknum yang bermain nakal.

Yang tidak kalah mengejutkan, meskipun penerima non-KKS memperoleh BLT ini, mereka tetap berhak mendapat bantuan PKH atau BPNT jika suatu hari terdaftar dalam data terpadu.

Hal ini menandakan bahwa BLT Kesra Rp900.000 bukan bantuan reguler, tetapi tambahan penyangga ekonomi menjelang akhir tahun.

Masyarakat Diminta Segera Cek Status NIK

Warga dianjurkan untuk memeriksa status bantuan mereka melalui:

• cekbansos.kemensos.go.id

• Aplikasi SIKS-NG

• Jika status menunjukkan “YA” pada informasi BLT Kesra, maka pencairan dapat dilakukan di kantor pos terdekat.

Wagub Dinda mengajak para pendamping desa untuk sama-sama berjuang mengsukseskan program Desa Berdaya.
Wagub Dinda mengajak para pendamping desa untuk sama-sama berjuang mengsukseskan program Desa Berdaya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#BLT Kesra #kpm #bansos