Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kabar Baik Pencairan Bansos PKH BPNT 18-19 November 2025! Rapelan PKH Rp4.500.000 Cair, BPNT Rp600.000 Mulai Masuk Lewat BNI

Ira Yulia Erfina • Selasa, 18 November 2025 | 21:45 WIB

Ilustrasi Kartu KKS bansos PKH BPNT.
Ilustrasi Kartu KKS bansos PKH BPNT.

RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) PKH BPNT pada periode 18-19 November 2025 menunjukkan dinamika pencairan yang berbeda antar kelompok penerima dan bank penyalur, terutama untuk KPM yang baru beralih dari PT Pos ke KKS Merah Putih.

Beberapa KPM menerima rapelan bansos PKH BPNT beberapa tahap sekaligus sehingga terjadi lonjakan saldo pada rekening bantuan mereka.

Berikut rinciannya sesuai observasi penyaluran bansos PKH BPNT melansir kanal Klik Bansos.

1.     Pencairan BPNT Rp600.000

Penyaluran BPNT tercatat senilai Rp600.000 dan terpantau masuk melalui Bank BNI. Penerima yang tercatat di BNI, baik pemegang KKS lama maupun KKS baru, berpotensi sudah menerima atau akan segera menerima nominal tersebut. 

Sementara itu, pemantauan pada Bank BRI menunjukkan bahwa saldo BPNT susulan untuk sebagian KPM masih berada pada posisi 0 persen atau belum ada penyaluran.

Kondisi ini mengindikasikan penjadwalan batch selanjutnya atau adanya penundaan administrasi di BRI sehingga penerima BRI diminta tetap mengecek kembali secara berkala.

2.     Pencairan PKH Jumbo - Rapelan Total Rp4.500.000

Terdapat KPM yang menerima total saldo Rp4.500.000 pada periode ini; nominal besar tersebut merupakan rapelan dari tiga tahap sekaligus (Tahap 2, Tahap 3, Tahap 4) yang dibayarkan ke rekening KKS Baru hasil peralihan dari PT Pos ke KKS Merah Putih. 

Perhitungan contoh untuk komponen balita menjelaskan mekanismenya: 1 balita mendapat Rp750.000 per tahap, sehingga 2 balita berarti Rp1.500.000 per tahap; jika diberikan untuk 3 tahap sekaligus, totalnya menjadi Rp4.500.000. 

Pola pencairan seperti ini umum terjadi saat migrasi penyaluran sisa tahap yang tertunda dibayarkan sekaligus setelah sinkronisasi data dan perpindahan penyalur selesai.

3.     Update per Bank Penyalur

·      BNI: Terpantau menyalurkan BPNT Rp600.000 kepada KPM yang terdaftar di BNI.

·      BRI: Pemantauan awal menunjukkan BPNT susulan masih 0 persen untuk sebagian penerima, menandakan penyaluran belum dilakukan pada batch tersebut.

·      Mandiri: Pencairan PKH sudah terlihat pada 18 November 2025, terutama untuk KKS Baru hasil peralihan Pos, di mana rapelan beberapa tahap masuk sekaligus. 

Baca Juga: Aplikasi X Paling Terdampak Kendala Jaringan Internet Hari Ini, Pengguna Sama Sekali Tak Bisa Akses

Namun pemegang KKS Lama di Mandiri belum menunjukkan pencairan PKH atau BPNT sampai informasi terakhir; perbedaan waktu ini kemungkinan berasal dari proses administrasi peralihan data dan sinkronisasi antara penyalur lama dan baru.

4.     Penyaluran Bantuan Barang: Beras 20 kg dan Minyak Goreng 4 Liter

Penyaluran paket sembako berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter dijadwalkan pada 18-19 November 2025 dan diberikan kepada KPM yang menerima undangan. 

Baca Juga: Masuk Finalis Bogorku Bersih, DKPP Kota Bogor Libatkan Karyawan Jaga Kebersihan

Penerima wajib mengambil paket sesuai jadwal undangan karena ada aturan batas waktu pengambilan maksimal 5 hari sejak tanggal pada undangan; jika tidak diambil dalam jangka waktu tersebut, bantuan dianggap hangus dan akan dialihkan. 

Oleh karenanya, penerima yang mendapat undangan disarankan hadir atau mengatur perwakilan secepatnya untuk menghindari kehilangan hak.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bpnt #bansos #pkh