Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Perhatian KPM! Ini 3 Mekanisme Penyaluran Bansos BLT Kesra Melalui Pos, Cek Cara Ambil Bantuan Rp900 Ribu

Khairunnisa RB • Rabu, 19 November 2025 | 18:30 WIB
Ilustrasi bansos BLT Kesra untuk KPM.
Ilustrasi bansos BLT Kesra untuk KPM.

RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) kembali menjadi sorotan setelah Kementerian Sosial memastikan percepatan distribusi BLT Kesra untuk KPM pada triwulan keempat tahun 2025.

Melansir YouTube Diary Bansos, mengungkapkan bahwa pencairan bansos reguler dan Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan (BLT Kesra) kini memasuki tahap kedua dan ketiga, dengan target penyelesaian ke KPM sebelum akhir November.

Dilansir dari kanal YouTube Diary Bansos, pada tahap awal, bansos BLT Kesra dan reguler telah diterima oleh 15.726.385 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui mekanisme penyaluran bank-bank Himbara serta PT Pos Indonesia.

Menteri Sosial Saifulah Yusuf menjelaskan bahwa sebagian besar bantuan disalurkan lewat rekening KKS, sementara lebih dari 676 ribu KPM menerima bantuan melalui PT Pos Indonesia.

Tahap pertama ini mencakup dua program utama, yaitu:

1. Program Keluarga Harapan (PKH)

2. Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)

BLT Kesra yang merupakan tambahan bantuan kesejahteraan juga mulai digulirkan secara bertahap.

Menindaklanjuti penyaluran tahap pertama, Kemensos menargetkan 1.609.092 KPM menerima bantuan tahap kedua melalui PT Pos Indonesia.

Mereka adalah penerima yang tinggal di wilayah sulit akses atau belum memiliki rekening bank.

Sementara itu, 1 juta KPM lainnya akan menerima bantuan langsung melalui bank-bank Himbara menggunakan kartu KKS yang telah diaktivasi.

Baca Juga: SiGardaMas Kabupaten Bogor: Layanan Darurat Baru yang Bikin Penanganan Pasien Jauh Lebih Cepat dan Terkoordinasi

Sistem ini dinilai lebih efektif karena mempercepat penyaluran dan meminimalkan hambatan administratif.

Untuk tahap ketiga, pemerintah menyiapkan penyaluran kepada 7.710.856 KPM yang dijadwalkan selesai pada akhir November.

Jika seluruh tahapan berjalan lancar, total lebih dari 35 juta KPM akan menerima bantuan sebelum memasuki Desember.

Pemerintah menegaskan tidak ada biaya tambahan, potongan, atau pungutan liar dalam proses penyaluran.

Semua biaya operasional telah ditanggung negara, termasuk mobilisasi petugas hingga ke daerah pelosok.

PT Pos Indonesia akan mendistribusikan bantuan melalui tiga mekanisme:

1. Penerima datang ke kantor pos terdekat.

2. Pembayaran kolektif di titik komunitas seperti kantor desa, balai kelurahan, dan gedung serbaguna.

3. Pengantaran langsung ke rumah KPM yang sakit, lansia, atau penyandang disabilitas.

Metode ini digunakan untuk mencegah kerumunan dan memastikan bantuan diterima tepat waktu.

Beberapa besaran bantuan yang dikonfirmasi:

1. BLT Kesra: Rp900.000

2. BPNT Triwulan IV: Rp600.000

3. PKH: sesuai komponen keluarga (anak sekolah, balita, lansia, disabilitas, dll.)

Kemensos menegaskan bahwa KPM wajib segera mencairkan bantuan yang masuk ke kartu KKS.

Dana tidak boleh mengendap terlalu lama dan harus digunakan sesuai tujuan, yaitu memenuhi kebutuhan dasar keluarga, bukan untuk aktivitas yang melanggar hukum seperti game online terlarang.

Selain bansos tunai, jadwal pembagian beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter juga mulai berlangsung di sejumlah daerah seperti Surakarta dan Bekasi.

Warga yang telah menerima surat undangan diimbau mengambil bantuan tepat waktu.

Jika tidak diambil dalam lima hari tanpa keterangan, bantuan dapat dialihkan kepada penerima lain.

Kehadiran tenant UMKM memeriahkan suasana dan menjadi ajang promosi produk lokal kepada masyarakat luas.
Kehadiran tenant UMKM memeriahkan suasana dan menjadi ajang promosi produk lokal kepada masyarakat luas.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#BLT Kesra #kpm #bansos