Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

KPM Pemilik KKS Lama dan Baru Tambah Bahagia, Dana Bansos Cair Sampai Rp4,5 Juta, Cek Sekarang

Khairunnisa RB • Rabu, 19 November 2025 | 19:50 WIB
KPM menerima bansos tanpa KKS.
KPM menerima bansos tanpa KKS.

RADAR BOGOR – Masyarakat kembali digegerkan dengan kabar pencairan bantuan sosial (bansos) yang mengalir deras ke rekening para KPM pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), baik kartu lama maupun KKS Merah Putih terbaru.

Pada Rabu, 19 November 2025, berbagai laporan masuk menunjukkan bahwa sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima saldo bansos ke KKS, dobel hingga mencapai Rp4,5 juta.

Unggahan bukti pencairan bansos KPM ke KKS pun bermunculan, memperlihatkan saldo yang mengalir dari Rp2 juta, Rp2,7 juta, hingga yang terbesar Rp4,5 juta dalam satu kali transfer.

Dilansir dari kanal YouTube Klik Bansos dijelaskan bahwa pencairan kali ini meliputi bantuan PKH dan BPNT tahap 4, disertai pencairan BLT Kesra senilai Rp900.000.

Pencairan juga diperuntukkan bagi pemegang KKS peralihan dari PT Pos Indonesia ke KKS Merah Putih yang sebelumnya belum menerima bantuan pada tahap-tahap sebelumnya.

Para KPM peralihan ini menjadi kategori yang paling banyak menerima bantuan dalam jumlah besar hingga tiga tahap sekaligus, yaitu tahap 2, tahap 3, dan tahap 4.

Namun di balik kabar gembira tersebut, masih banyak KPM yang mengeluhkan bahwa rekening mereka tetap kosong hingga hari ini.

Pemerintah menjelaskan ada dua alasan utama terkait keterlambatan ini.

Pertama, pencairan dilakukan secara bertahap oleh bank penyalur karena jumlah penerima yang mencapai 18 hingga 35 juta KPM.

Proses transfering memerlukan waktu antara satu hingga tujuh hari kerja.

Bahkan sistem monitoring SIKS-NG sudah menunjukkan tanda-tanda bahwa sebagian rekening telah berstatus Standing Instruction, artinya transfer tinggal menunggu eksekusi.

Kedua, keterlambatan bisa terjadi karena KPM telah tereksklusi dari data penerima bantuan.

Kementerian Sosial kembali mengingatkan bahwa bansos kini diawasi secara ketat, dan penggunaan bantuan untuk hal-hal yang dilarang seperti rokok, alkohol, game online terlarang, hingga pembelian barang mewah dapat mengakibatkan penerima dicoret dari daftar.

Sistem digital mampu mendeteksi pola pengeluaran yang tidak wajar dan menandainya sebagai pelanggaran.

Instruksi terbaru dari Menteri Sosial Gus Ipul kembali menegaskan bahwa bansos merupakan hak rakyat yang diperuntukkan untuk kebutuhan dasar keluarga, bukan untuk konsumsi berlebihan, politik, atau transaksi terlarang.

Bantuan juga dilarang diperjualbelikan, dipotong, atau dipindah tangan oleh pihak mana pun.

Selain bantuan tunai, pemerintah juga terus menyalurkan bantuan pangan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter.

Undangan pencairan telah dibagikan di berbagai wilayah.

KPM diminta mengambil bantuan sesuai jadwal yang tertera di undangan, karena jika tidak diambil dalam lima hari tanpa keterangan, bantuan tersebut akan dialihkan ke penerima lain yang lebih membutuhkan.

Pemerintah memastikan proses pencairan akan terus berlangsung hingga seluruh penjadwalan rampung.

Masyarakat diminta rutin mengecek saldo KKS masing-masing, mengingat sebagian bantuan yang cair hari ini tidak disertai notifikasi apa pun dari bank.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#kpm #bansos #kks