RADAR BOGOR - Gelombang kabar gembira menyapu para penerima bantuan sosial (bansos) setelah banyak warga melaporkan bahwa saldo bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan reguler lainnya masuk tiga tahap sekaligus ke rekening KKS mereka.
Informasi bansos PKH untuk KPM ini muncul bersamaan dengan percepatan penyaluran BLT Kesra tahap kedua dan ketiga.
Dilansir dari kanal YouTube Diary bansos, sejumlah KPM melaporkan bahwa saldo bansos PKH yang masuk ke KKS mereka berasal dari tahap 2, tahap 3, dan tahap 4 secara bersamaan.
Kejadian ini banyak ditemukan pada penerima yang baru mendapatkan kartu KKS baru, terutama dari:
1. Bank Mandiri
2. Bank BRI
3. Bank BNI
4. Bank BSI
Nominal yang diterima bervariasi tergantung komponen PKH setiap keluarga.
Beberapa laporan menunjukkan masuknya saldo sebesar:
1. Rp975.000 × 3 tahap = Rp2.925.000
2. Rp750.000 × 3 tahap = Rp2.250.000
Dana ini langsung aktif setelah kartu diaktivasi pihak bank dan terhubung ke rekening bansos masing-masing.
Mengapa tiga tahap bisa masuk sekaligus?
Kejadian ini disebabkan oleh proses peralihan dan pemutakhiran data penerima baru di mana KPM yang sebelumnya belum memiliki rekening bank kini sudah terdaftar resmi.
Setelah aktivasi selesai, sistem otomatis memasukkan seluruh hak yang tertunda pada triwulan berjalan.
Hal serupa juga terjadi pada KPM yang sebelumnya menerima bansos melalui PT Pos dan kini dialihkan ke bank Himbara sehingga dana yang tertinggal langsung digabung dalam satu pencairan.
Bersamaan dengan itu, penyaluran BLT Kesra tahap kedua dan ketiga juga tengah berjalan.
Lebih dari 1,6 juta KPM menerima melalui PT Pos Indonesia, sementara 1 juta KPM lainnya melalui KKS bank.
Kemensos memastikan semua proses distribusi dilakukan dengan pengawasan ketat dan bebas pungli.
Bahkan PT Pos membuka layanan pencairan hingga akhir pekan untuk mempercepat pelayanan ke masyarakat.
PT Pos menegaskan bahwa penerima baru wajib membawa:
1. Surat undangan berbarcode
2. KTP
3. KK (jika diwakilkan anggota keluarga lain)
Petugas akan melakukan verifikasi nama sesuai daftar penerima.
Pemerintah memberikan dua arahan utama:
1. Dana harus segera dicairkan dan dipergunakan secara tepat
2. Tidak boleh digunakan untuk aktivitas ilegal, termasuk pinjaman online ilegal dan game online terlarang.
Dana bantuan diarahkan untuk kebutuhan pangan, kesehatan, pendidikan, dan keperluan pokok lainnya.
Di luar bantuan tunai, pemerintah juga menjalankan penyaluran bantuan pangan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter di berbagai wilayah.
Kota Surakarta dan Bekasi menjadi daerah yang lebih awal menjalankan pembagian sesuai jadwal yang ditetapkan.
KPM diminta hadir tepat waktu sesuai surat undangan.
Jika tidak hadir lebih dari lima hari tanpa alasan, bantuan dapat dialihkan kepada warga lain yang membutuhkan.