Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pencairan BLT Kesra Tahap 2 dan 3 Resmi Berjalan, Ribuan KPM Terima Dana via Pos dan KKS serta PKH Masuk Tiga Kali pada Pertengahan November 2025

Ira Yulia Erfina • Kamis, 20 November 2025 | 09:32 WIB
Ilustrasi KPM penerima bansos
Ilustrasi KPM penerima bansos

RADAR BOGOR – Percepatan penyaluran bantuan sosial (bansos) mulai terasa kuat pada pertengahan November 2025.

Pemerintah mendorong agar seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima hak mereka tepat waktu sebelum bulan berganti, sehingga proses distribusi bantuan bergerak lebih padat dari biasanya.

Berikut rincian lengkap yang dilansir dari kanal Diary Bansos.

1. Perkembangan Penyaluran BLT Kesra dan Bansos Reguler Tahap 2 dan 3

Pada triwulan keempat 2025, target penyaluran ditetapkan mencapai lebih dari 15,7 juta KPM.

Tahap pertama telah selesai sepenuhnya dan mayoritas tersalurkan melalui bank-bank Himbara, sementara sebagian lainnya dilayani lewat PT Pos Indonesia, terutama di daerah yang belum memiliki akses rekening.

Memasuki tahap kedua, pencairan dimulai pekan ini dengan pola penyaluran yang terbagi antara PT Pos dan Himbara.

Sekitar 1,6 juta KPM akan menerima bantuan lewat PT Pos, yang mencakup banyak wilayah 3T, sedangkan 1 juta lainnya diarahkan mencairkan bantuan melalui KKS mereka.

Tahap ketiga menyusul setelah termin kedua rampung, dengan sasaran sekitar 7,7 juta KPM yang ditargetkan selesai sebelum akhir November.

Pemerintah kembali menegaskan bahwa seluruh biaya salur ditanggung oleh negara, sehingga BLT Kesra sebesar Rp900.000 dan BPNT triwulan Oktober–Desember senilai Rp600.000 harus diterima utuh tanpa potongan apa pun.

Karena waktu yang sangat singkat, PT Pos memperpanjang pelayanan hingga akhir pekan, sementara KPM wajib membawa undangan berbarcode, KTP, dan KK saat mengambil bantuan.

2. Masuknya Dana PKH Tiga Tahap di Sejumlah Rekening KKS

Pada 18 November 2025, banyak laporan masuk terkait penerima baru atau penerima susulan PKH yang mendapatkan saldo dalam jumlah besar karena pencairan dilakukan secara berturut-turut untuk tiga tahap.

Beberapa KPM menerima akumulasi dana tahap 2, 3, dan 4 sekaligus, dengan pola nominal berulang seperti Rp975.000 maupun Rp750.000 yang masuk tiga kali.

Situasi ini mendorong banyak penerima melakukan pengecekan rutin di ATM Mandiri dan BRI.

Pemerintah kembali mengingatkan agar dana yang telah cair segera dimanfaatkan untuk kebutuhan pokok dan tidak dialihkan ke aktivitas yang tidak sesuai aturan, termasuk game online terlarang.

3. Distribusi Bantuan Pangan: Kombinasi Beras dan Minyak Goreng

Selain penyaluran uang tunai, bantuan pangan juga bergerak aktif pada 19 November 2025. Bantuan berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter terpantau dibagikan di sejumlah daerah, termasuk Surakarta dan Bekasi.

Pengambilan bantuan mengikuti jadwal yang tercantum dalam undangan, sementara batas ketidakhadiran maksimal lima hari tetap diberlakukan.

Apabila tidak diambil dalam rentang waktu tersebut tanpa keterangan, desa berhak mengalihkan bantuan kepada penerima lain untuk memastikan distribusi tidak tertunda.***

Editor : Eli Kustiyawati
#Penyaluran Bantuan Sosial #kpm #bansos