RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (PKH BPNT) sudah memasuki November 2025.
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH BPNT disebut-sebut akan menerima 3 bantuan sekaligus.
Basos pertama dan kedua adalah bantuan uang tunai, sedangkan yang ketiga adalah bantuan sosial berbentuk barang.
Bansos yang pertama berbentuk bantuan uang tunai adalah BPNT. KPM BPNT murni akan mendapatkan dana bantuan Rp600.000 melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Marah Putih atau reguler.
Bagi KPM Peralihan KKS Baru yang belum mendapat pencairan bantuan alokasi Juli, Agustus, September, Oktober, November, dan Desember 2025 akan mendapatkan Rp1,2 juta.
KPM harus paham, yang menerima bantuan dengan nominal tersebut berarti dianggap layak oleh pemerintah.
Bansos yang kedua adalah PKH validasi by system. Pemerintah melalui Kemensos tengah membuka seleksi untuk seluruh penerima BPNT agar bisa menerima bansos PKH juga.
Seleksi tersebut dimulai dari 1 hingga 12 November 2025, seluruh KPM BPNT akan dievaluasi dan diseleksi untuk menerima bantuan sosial PKH.
Jika KPM muncul final closing, berarti terpilih sebagai penerima PKH untuk periode untuk Oktober, November, Desember 2025.
Kemudian bansos yang ketiga adalah bantuan tambahan pangan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter yang masih terus disalurkan pemerintah.
Sementara itu, KPM juga akan menerima pencairan 4 dana bansos pada Kamis (20/11/2025).
Bantuan pertama yang cair hari ini adalah bansos atensi Yapi khusus untuk anak yatim piatu senilai Rp400.000 yang akan dicairkan pada Kamis (20/11/2025) di ATM Bank Mandiri dan BSI.
KPM pemilik ATM Bank Mandiri atau BSI bisa melakukan pengecekan secara berkala karena saldo alokasi Juli dan Agustus 2024 sudah masuk.
Selain itu, bantuan Atensi Yapi juga bisa dicairkan di PT Paos Indonesia melalui surat undangan yang dikirim kepada penerima manfaat.
KPM hanya perlu membawa kartu keluarga (KK) dan akta kelahiran untuk mengambil dana bantuan yang sudah cair.
Kemudian, bansos yang kedua yang dicairkan pada Kamis (20/11/2025) ini adalah bantuan permakanan yang terus disalurkan di berbagai wilayah di Indonesia.
Penerima manfaat bantuan ini adalah lansia tunggal dan disabilitas tunggal yang tidak memiliki anggota keluarga lain dalam satu KK.
Bansos ini sangat penting untuk menunjang lansia dan disabilitas tunggal yang mendapat perhatian dari pemerintah.
Bantuan disalurkan dalam bentuk makanan yang akan dibagikan dua kali dalam sehari dengan nilai Rp30.000, sehingga dalam satu bulan mendapat Rp900.000.
Selanjutnya, bansos yang ketiga adalah bantuan beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter yang kini sudah mulai disalurkan di berbagai wilayah di Indonesia.
Bansos lainnya yang terus disalurkan hingga hari ini adalah Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) senilai Rp900.000.
Kemudian, ada bansos khusus wilayah Jawa Timur yaitu PKH plus senilai Rp500.000 untuk periode bulan Oktober, November, dan Desember 2025.
Penerima manfaat bantuan khusus provinsi Jawa Timur ini akan menerima Rp2 juta dalam satu tahun khusus untuk lansia dan disabilitas yang disalurkan melalui Bank Jatim.