BLT Kesra Rp900 Ribu Cair Melalui PT Pos, Simak Jadwal dan Kriteria KPM Non Bansos
Kholikul Ihsan• Sabtu, 22 November 2025 | 10:22 WIB
Ilustrasi: Penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada para penerima manfaat atau KPM.
RADAR BOGOR - Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia memulai pencairan Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) senilai Rp900.000 yang disalurkan melalui PT Pos Indonesia.
Proses penyaluran tahap awal ini dilaporkan sudah mulai bergulir per hari ini, Jumat, 21 November 2025, di berbagai wilayah di Indonesia.
Bantuan ini menjadi sorotan karena menargetkan segmen khusus Keluarga Penerima Manfaat (KPM), serta memiliki jadwal pencairan yang padat menjelang akhir tahun.
Dikutip dari channel YouTube Cek Bansos, berbeda dengan skema bantuan reguler PKH atau BPNT, BLT Kesra yang dicairkan melalui Kantor Pos pada tahap ini dikhususkan bagi KPM Kategori Non-Bansos.
Ini berarti bantuan ditujukan untuk keluarga yang namanya telah diverifikasi dan divalidasi oleh Kemensos sebagai keluarga pra-sejahtera tetapi belum pernah tercatat sebagai penerima bantuan PKH atau BPNT sebelumnya.
Bagi KPM yang termasuk dalam kriteria ini, pencairan dana sebesar Rp900.000 (untuk periode triwulan) akan dilakukan secara tunai di Kantor Pos sesuai jadwal yang ditentukan.
Penerima BLT Kesra harus menunggu surat undangan resmi yang didistribusikan oleh petugas setempat sebelum dapat mengambil dana di Kantor Pos. Undangan ini menjadi syarat mutlak pengambilan bantuan.
Jadwal dan Target Pencairan Dipercepat
Proses penyaluran BLT Kesra ini sedang dikebut oleh Kemensos dan PT Pos Indonesia:
Tahap Pertama (Via Pos): Proses distribusi telah dimulai Jumat, 21 November 2025 dengan target penerima pada gelombang kedua ini mencapai sekitar 1.609.092 KPM di seluruh Indonesia.
Tahap Lanjut (Bank Himbara): Sementara itu, bagi KPM yang pencairannya melalui Bank Himbara (BNI, BRI, Mandiri), pencairan susulan juga diharapkan menyusul di minggu-minggu berikutnya.
Tahap Ketiga (Desember): Kemensos juga menjadwalkan pencairan tahap ketiga untuk sekitar 7.710.856 KPM akan dimulai pada bulan Desember 2025.
Biaya salur dan petugas telah dibiayai oleh pemerintah, oleh karena itu, dipastikan tidak boleh ada pemotongan sedikit pun terhadap dana bantuan BLT Kesra yang diterima oleh KPM.
Status Terkini Bansos Reguler dan Susulan
Selain BLT Kesra, laporan juga menunjukkan adanya pergerakan pada penyaluran bantuan sosial lainnya:
BPNT dan PKH Susulan: Beberapa KPM melaporkan adanya saldo masuk sebesar Rp600.000 ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) mereka. Pencairan ini diduga merupakan proses susulan untuk BPNT dan Atensi YAPI.
Bantuan Pangan: Distribusi bantuan pangan berupa beras 20 kg dan minyak 4 liter juga terpantau sangat aktif di berbagai wilayah bagi KPM yang terdaftar sebagai penerima Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) yang berada di desil 1 hingga desil 5.
Update SIKS-NG: Status di Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial (SIKS-NG) untuk BPNT masih terpantau di tahap Berhasil Cek Rekening. Sementara status PKH dari Bank BRI sudah berada di tahap SPM (Surat Perintah Membayar).
KPM diharapkan terus memantau informasi dari pendamping sosial masing-masing mengenai jadwal pasti pendistribusian surat undangan dan pencairan dana di wilayahnya.***