RADAR BOGOR - Proses pencairan sejumlah jenis bantuan sosial atau bansos dipercepat oleh pemerintah memasuki akhir November tahun 2025. Ada BLT Kesra, PKH, beras hingga minyak goreng.
Selain BLT Kesra hingga pangan beras dan minyak goreng, lantas, apa saja bansos yang pencairannya dipercepat oleh pemerintah? berikut ulasan lengkapnya.
Dilansir dari kanal Youtube Indah Yusni, sedikitnya ada tujuh jenis bansos, termasuk BLT Kesra, beras dan minyak goreng yang penyalurannya dipercepat oleh pemerintah mulai Kamis, 20 November 2025 lalu, yaitu sebagai berikut.
1. BLT Kesra
Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) merupakan bansos tambahan yang diberikan pemerintah pada tahun 2025.
Bantuan sosial yang satu ini akan menyasar 35 juta lebih Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masuk kategori desil satu hingga empat.
Nominal yang diberikan untuk KPM BLT Kesra yaitu sebesar Rp200 ribu per bulan dan disalurkan tiga bulan sekaligus, sehingga uang yang diterima mencapai Rp900 ribu.
Bantuan ini diberikan dengan dua mekanisme penyaluran, yaitu bank Himbara dan PT Pos Indonesia.
Per hari ini, Sabtu, 22 November 2025 penyaluran BLT Kesra lebih difokuskan melalui PT Pos Indonesia, sehingga di sejumlah daerah banyak KPM yang mulai mengambil dana bantuan di kantor Pos.
2. BLT Dana Desa
Bantuan Langsung Tunai Dana Desa juga menjadi salah satu bansos yang proses pencairannya dipercepat pada bulan November tahun ini.
Baca Juga: Milad ke-113, Wali Kota dan Kapolres Apresiasi Dukungan Muhammadiyah Terhadap Kemajuan di Kota Depok
Bansos yang satu ini menyasar masyarakat miskin ekstrim dengan nominal bantuan mencapai Rp300 ribu per bulan.
Proses penyaluran bantuan tersebut disesuaikan dengan kebijakan desa masing-masing, ada yang satu bulan sekali, bahkan ada juga yang tiga bulan sekaligus.
Masyarakat yang menerima bantuan ini bisa datang secara langsung ke kantor desa masing-masing atau lokasi yang telah ditentukan oleh petugas.
3. Bantuan Beras dan Minyak Goreng
Bantuan beras dan minyak goreng merupakan program bansos tambahan yang bertujuan untuk menjaga stabilitas pangan nasional.
Setiap KPM akan menerima beras sebanyak 20 kg dan minyak goreng empat liter untuk penyaluran dua bulan sekaligus, yaitu periode Oktober dan November.
Bantuan pangan ini bisa diambil secara langsung sesuai lokasi dan waktu yang telah ditentukan pada surat undangan pengambilan bansos tersebut.
4. Dana PIP
Selanjutnya, ada Program Indonesia Pintar (PIP) yang juga dipercepat proses penyalurannya oleh pemerintah menjelang akhir bulan ini.
Bansos PIP kini telah memasuki termin ketiga yang tentunya akan diberikan kepada siswa dari jenjang SD hingga SMA yang telah memenuhi kriteria persyaratan.
Dana yang akan diterima cukup bervariasi, karena setiap jenjang memiliki nominal yang berbeda, yaitu mulai dari Rp450 ribu hingga Rp1 juta per tahunnya.
5. PKH Tahap Empat Susulan
Program Keluarga Harapan (PKH) tahap empat susulan juga menjadi salah satu bansos yang pencairannya dipercepat oleh pemerintah.
Bansos reguler yang satu ini menyasar masyarakat miskin dan rentan yang ada di seluruh Indonesia.
Nominal dana bantuan bansos ini cukup bervariasi, karena setiap komponen PKH tidak diberikan dana bantuan dengan nominal yang sama.
Adapun komponen PKH yaitu mencakup ibu hamil, lansia, balita, anak sekolah, hingga penyandang disabilitas.
6. BPNT Tahap Empat
Pencairan bansos Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap empat sebesar Rp600 ribu juga dipercepat oleh pemerintah pada bulan November ini.
Bansos reguler yang satu ini diberikan dalam bentuk saldo yang ditransfer langsung ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) bank penyalur masing-masing KPM.
Tujuan diberikannya bansos sembako yaitu agar masyarakat miskin dan rentan bisa memenuhi kebutuhan pangan mereka.
7. PBI JKN
Bansos yang juga dipercepat penyalurannya adalah Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN).
Bansos ini bertujuan agar masyarakat miskin dan rentan bisa mendapatkan bantuan pelayanan kesehatan secara gratis dari pemerintah.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga