Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

10 Bansos Masih Terus Disalurkan hingga Akhir November, KPM BPNT PKH yang Sudah Cair Berpotensi Terima Bantuan Ganda

Siti Dewi Yanti • Sabtu, 22 November 2025 | 16:17 WIB
Sebanyak 10 bansos akan terus disalurkan hingga akhir November 2025
Sebanyak 10 bansos akan terus disalurkan hingga akhir November 2025

RADAR BOGOR - Dalam beberapa hari ini banyak bantuan sosial (bansos) yang disalurkan di bulan November 2025 ini.

Bahkan, ada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menerima penyaluran bantuan hingga jutaan rupiah atau pencairan ganda.

Berdasarkan informasi terbaru, ada 10 bansos yang akan terus disalurkan hingga akhir bulan November 2025.

Bantuan pertama dan kedua yang masih disalurkan pemerintah hingga saat ini adalah Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (PKH BPNT).

Dua bantuan ini merupakan bansos reguler tahap keempat alokasi bulan Oktober, November, Desember 2025 yang sudah mulai cair di seluruh bank penyalur.

Walau begitu, pencairan bansos reguler masih terus disalurkan bagi KPM yang belum menerima.

Bagi KPM yang sudah menerima pencairan, ada kemungkinan mendapat bantuan tambahan atau bantuan ganda karena ada salah satu anggota keluarga yang tervalidasi by system.

Sebagai contoh, jika kemarin KPM sudah mendapat bantuan BPNT, tapi tervalidasi by system, maka secara otomatis akan menerima pencairan bansos PKH.

Sebaliknya, KPM PKH juga bisa menerima bansos BPNT dan ada yang sudah dapat PKH plus BPNT, namun kembali dapat bansos untuk komponen yang berbeda dalam satu keluarga.

Contohnya, KPM sudah mendapat BPNT, kemudian menerima PKH untuk kategori anak sekolah dan dapat lagi PKH kategori lansia.

Penyaluran masih dilakukan bertahap di seluruh Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) bank penyalur. Namun, tidak semua cair dalam satu waktu.

Sehingga, bagi KPM yang belum cair, harap bersabar sampai akhir bulan November atau Desember 2025.

Selanjutnya, bantuan ketiga yang masih disalurkan adalah Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra).

Penerima BLTS Kesra merupakan KPM yang berada di Desil 1 hingga 4 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). KPM bisa melakukan pengecekan melalui aplikasi cekbansos.go.id.

Bantuan keempat yang masih disalurkan pemerintah adalah bantuan penebalan susulan khusus KPM yang belum menerima penebalan senilai Rp400.000.

Bansos ini khusus untuk KPM BPNT Murni dan BPNT plus PKH, tetapi tidak semua KPM mendapat bantuan ini, ada kriteria khusus agar layak.

Kemudian, bantuan kelima yang masih disalurkan adalah Program Indonesia Pintar (PIP) yang diberikan kepada anak sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA.

Bantuan ini masih terus dicairkan, karena penyalurannya bertahap dan tidak semua KPM cair dalam satu waktu.

Sebelum pencairan, ada proses verifikasi rekening. Jika ada KPM yang baru membuat buku rekening biasanya masih menunggu untuk proses pencairan.

KPM bisa mengaktivasi langsung dan melakukan pengecekan PIP di halaman website pip.kemdikdasmen.go.id.

Bantuan keenam adalah Atensi Yatim Piatu yang diberikan kepada anak yatim piato. Pencairan biasanya dilakukan melalui Kantor Pos Indonesia.

Penyaluran bantuan bervariasi, ada yang 6 bulan sekali, 4 bulan sekali, atau 3 bulan sekali atau sesuai kebijakan masing-masing daerah.

Selain bantuan tunai, ada bantuan non tunai yang juga bansos ketujuh yang masih disalurkan pemerintah.

Bantuan tersebut adalah bantuan beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter yang masih terus disalurkan di berbagai daerah terutama daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.

KPM bantuan pangan akan menerima surat undangan untuk melakukan pengambilan beras dan minyak goreng.

Selanjutnya, bantuan permakanan yang dikhususkan untuk lansia atau disabilitas tunggal. Penyaluran bantuan ini sudah dilakukan secara rutin setiap hari.

Kemudian, bantuan kesembilan adalah makan bergizi gratis yang memberikan makan siang gratis untuk anak sekolah.

Bantuan terakhir adalah Bantuan BPJS Kesehatan atau Kartu Indonesia Sehat berupa fasilitas kesehatan.

Peneima manfaat bisa berobat gratis ke Puskesmas atau rumah sakit, sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya untuk berobat ataupun beli obat.

Editor : Siti Dewi Yanti
#KPM PKH BPNT #Bantuan Ganda #pencairan bansos