RADAR BOGOR - Kementerian Sosial (Kemensos) dan PT Pos Indonesia mempercepat proses penyaluran bansos Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) senilai Rp900.000 (alokasi 3 bulan) untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) kategori non-bansos.
Selain BLT Kesra, beberapa bansos reguler dan tambahan terpantau masih disalurkan ke KPM.
Ada pula update penting mengenai status di sistem SIKS-NG bagi KPM bansos PKH dan BPNT dan BLT Kesra yang masih menunggu pencairan Tahap 4.
I. Pencairan BLT Kesra Rp900.000 via PT Pos Dimulai
Dikutip dari YouTube Cek Bansos, BLT Kesra tahap pertama melalui PT Pos Indonesia ini menargetkan 1,6 juta KPM di seluruh Indonesia.
Bantuan ini khusus diberikan kepada KPM yang belum pernah mendapatkan bantuan PKH atau BPNT sebelumnya, yang datanya telah diverifikasi oleh Kemensos sebagai keluarga layak.
Nominal Bantuan: Rp900.000 (pencairan tunai untuk 3 bulan).
Target: 1.609.092 KPM baru.
Jadwal: Penyaluran dijadwalkan dimulai pada 22 November 2025 dan seterusnya hingga target tercapai.
Surat undangan telah dicetak dan mulai didistribusikan di berbagai wilayah, termasuk di Padang dan Semarang.
Instruksi Resmi: Menteri Sosial Saifulah Yusuf memastikan tidak boleh ada pemotongan bansos BLT Kesra yang disalurkan melalui PT Pos.
II. Status Penyaluran Bansos Lain
Beberapa bansos reguler dan pangan terpantau masih disalurkan sebagai susulan, meskipun laporan saldo masuk harian tidak masif:
BPNT Susulan: Terpantau ada laporan saldo masuk BPNT susulan senilai Rp600.000 di Bank BNI pada 22 November.
ATENSI YAPI: Bantuan Asistensi Anak Yatim Piatu (YAPI) periode Oktober–Desember juga dilaporkan masuk ke rekening penerima senilai Rp600.000.
Bantuan Pangan Tambahan (Bapanas): Pendistribusian Beras 20 kg dan Minyak 4 liter dilaporkan aktif di banyak wilayah, salah satunya di Kabupaten Karang Anyar, menargetkan KPM BPNT Desil 1 sampai 5.
III. Update Tampilan SIKS-NG PKH/BPNT
Bagi KPM yang belum menerima PKH Tahap 4 dan BPNT, berikut adalah status terbaru di sistem SIKS-NG:
BPNT: Status masih dalam tahapan "Berhasil Cek Rekening" di Bank Mandiri, BRI, dan BNI. Ini mengindikasikan bahwa proses penyaluran BPNT Tahap 4 masih menunggu terbitnya Surat Perintah Membayar (SPM).
PKH: Status di Bank BRI terpantau sudah SPM (Surat Perintah Membayar).
BLT Kesra Non-KKS (via Pos): Status di SIKS-NG sudah mencapai SPM dan bahkan SI (Standing Instruction) di banyak wilayah.
Hal ini menegaskan bahwa penyaluran BLT Kesra tunai kini tinggal menunggu pengaturan jadwal distribusi surat undangan dan pengambilan di lapangan oleh PT Pos dan petugas desa/kecamatan.
KPM diharapkan terus memantau informasi resmi dari pendamping sosial atau melalui aplikasi Cek Bansos.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga