RADAR BOGOR – Proses pencairan bansos berupa Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap 4 senilai Rp600.000 terus menunjukkan percepatan signifikan per 22 November 2025.
Penyaluran dana bansos BPNT kini semakin merata, terutama di wilayah perkotaan dan semi-perkotaan di seluruh Indonesia.
Pencairan bansos BPNT ini disalurkan oleh bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.
Berdasarkan informasi dari Youtube Info Bansos, BNI menjadi bank yang paling dominan secara nasional dengan kontribusi mencapai 40 persen.
Kemudian disusul BRI yang mendominasi 30 persen, khususnya di wilayah pedesaan dan Indonesia bagian timur.
Sementara itu, Bank Mandiri menyumbang 15 persen dan aktif di Pulau Sumatra, sedangkan BSI mencakup 10 persen di wilayah layanan syariah.
Sisanya, PT Pos Indonesia berperan dalam penyaluran 5 persen bantuan di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).
Daftar Daerah Prioritas dengan Pencairan Paling Masif
Pencairan BPNT tahap 4 terlihat sangat aktif di sejumlah wilayah prioritas, khususnya di Pulau Jawa dan Sumatra.
Berikut daftar lengkap daerahnya:
1. Pulau Jawa
Jawa Barat: Pencairan tercatat paling masif, dipimpin oleh BNI. Daerah dengan aktivitas tinggi meliputi Bandung, Bogor, Bekasi, Bandung Barat, Lembang, Tasikmalaya, dan Sukabumi.
Jawa Tengah: Progres mencapai 75 persen dengan BRI sebagai kanal utama. Daerah prioritas meliputi Semarang, Sragen, Kebumen, Purwokerto, Solo, dan Cirebon.
DKI Jakarta: BNI mendominasi hingga 90 persen penyaluran, terutama di Jakarta Pusat.
Jawa Timur: Saldo susulan tahap 4 mulai mengalir deras di Madiun, Jember, Surabaya, dan Malang.
2. Sumatra dan Indonesia Timur
Daerah di luar Jawa juga mulai aktif menyusul. Di Pulau Sumatra, pencairan terpantau di Medan, Palembang, Padang, Jambi, Aceh Utara, dan Lampung Timur.
Sementara di Indonesia Timur dan wilayah lainnya, progres relatif stabil, meski beberapa daerah masih mengejar ketertinggalan.
Daerah fokus antara lain Lombok NTB, Pangkep, Flores (progres baru 50 persen), Ambon, Jayapura, Kupang, Sorong, dan Ternate (disalurkan via PT Pos).
Bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang namanya terdaftar di daerah tersebut, diimbau segera mengecek saldo kartu KKS masing-masing.
Jika dana belum masuk, pantau status pencairan secara berkala melalui situs resmi Kemensos atau hubungi pendamping sosial setempat untuk mendapatkan informasi akurat dan terkini.***
Editor : Eli Kustiyawati