Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pencairan Bansos untuk KPM Peralihan: Saldo Rp400.000 Bukan Penebalan Tahap 4, Cek Informasi Lengkapnya

Yosi Alfa Resti • Minggu, 23 November 2025 | 11:33 WIB
Ilustrasi bansos cair
Ilustrasi bansos cair

RADAR BOGOR – Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menjelang akhir tahun 2025.

Penyaluran bansos terbaru mencakup pencairan untuk KPM yang belum menerima bantuan pada tahap kedua, tahap ketiga, dan tahap keempat.

Informasi dari berbagai daerah menunjukkan bahwa sebagian KPM, terutama yang mengalami peralihan dari pencairan bansos via pos ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), kini mulai mendapatkan hak bantuannya secara bertahap.

Sejumlah laporan dari lapangan menyebutkan bahwa bantuan sosial PKH yang sebelumnya belum cair kini mulai masuk ke rekening KKS Bank BRI.

Proses pencairan ini dilakukan untuk memastikan seluruh KPM yang berhak tetap menerima bantuan meskipun mengalami perubahan sistem penyaluran.

KPM peralihan, yakni mereka yang sebelumnya menerima bantuan melalui PT Pos Indonesia dan kini dipindahkan ke skema KKS, sering kali mengalami keterlambatan pencairan akibat proses migrasi data.

Dengan adanya penyesuaian tersebut, pemerintah memastikan bahwa bantuan yang tertunda untuk tahap 2, 3, dan 4 tetap akan diterima.

Dikutip dari postingan YouTube Cek Bansos, belakangan ini sejumlah KPM melaporkan adanya saldo masuk sebesar Rp400.000 ke rekening KKS mereka.

Namun, penting dipahami bahwa saldo Rp400.000 tersebut bukan merupakan bantuan penebalan tahap keempat.

Pemerintah telah menyatakan secara jelas bahwa PKH tahap keempat pada tahun 2025 telah digantikan oleh BLT Kesra sebesar Rp900.000, yang disalurkan melalui Kantor Pos maupun titik komunitas.

Dengan demikian, tambahan saldo Rp400.000 bukan bagian dari penebalan PKH tahap 4, melainkan pencairan dari tahapan sebelumnya yang belum masuk.

Pemerintah menegaskan bahwa proses pencairan dilakukan secara bertahap dan diawasi oleh pendamping sosial di setiap daerah.

Tujuannya adalah memastikan seluruh KPM, terutama yang terdampak perubahan mekanisme penyaluran, tetap menerima hak bantuannya tanpa terkecuali.

Beberapa faktor yang menyebabkan keterlambatan pencairan bagi KPM peralihan, antara lain:

Meski demikian, pemerintah memastikan bahwa seluruh bantuan tahap 2, 3, dan 4 akan dirampungkan sebelum penutupan anggaran 2025.

KPM Diminta Melakukan Pengecekan Secara Berkala

Untuk memastikan status pencairan, KPM dianjurkan untuk:

Dengan adanya pencairan bagi KPM peralihan serta kejelasan mengenai sumber saldo Rp400.000, pemerintah mengharapkan proses penyaluran bansos berjalan lancar dan tepat sasaran.

Komitmen penuh diberikan agar tidak ada KPM yang tertinggal dan seluruh hak bansos dapat diterima sebelum akhir tahun.***

Editor : Eli Kustiyawati
#kpm #bansos #pencairan