RADAR BOGOR - Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) cair di gelombang kedua Bansos via penyalur Bank Himbara.
Selain itu, pencairan Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) Rp 900 ribu non-Kartu Keluarga Sejahtera (non KKS) dicairkan serentak di beberapa area.
Penyaluran BPNT tahap 4 Rp600 ribu menunjukkan akselerasi menggembirakan.
Hingga 21 November 2025 progres penyaluran menunjukkan 60-70 persen dengan peningkatan signifikan di area urban dan semi-urban.
Gelombang penyaluran tanggal 22 November 2025 melalui KKS dan terutama mobile banking serta ATM.
Berikut daftar 50 area yang terpantau pencairan BPNT untuk area urban dan semi-urban berdasarkan data lapangan dan update Kementerian Sosial sebagai berikut.
Jakarta:
Jakarta Pusat, penyalur BNI, estimasi pencairan 95 persen.
Jawa Barat:
Bandung, penyalur BNI, estimasi pencairan 90 persen.
Bandung Barat, penyalur BNI, estimasi pencairan 91 persen.
Bekasi, penyalur BNI, estimasi pencairan 92 persen.
Bogor, penyalur Bank Mandiri, estimasi pencairan 85 persen.
Cihideung (Tasikmalaya), penyalur BNI, estimasi pencairan 87 persen.
Cirebon, penyalur Bank Mandiri, estimasi pencairan 79 persen.
Depok, penyalur BRI, estimasi pencairan 85 persen.
Garut, penyalur Bank Mandiri, estimasi pencairan 75 persen.
Lembang, penyalur BNI, estimasi pencairan 93 persen.
Sukabumi, penyalur BNI, estimasi pencairan 86 persen.
Tasikmalaya, penyalur BNI, estimasi pencairan 88 persen.
Jawa Tengah:
Kebumen, penyalur BRI, estimasi pencairan 84 persen.
Purwokerto, penyalur BRI, estimasi pencairan 83 persen.
Semarang, penyalur BRI, estimasi pencairan 87 persen.
Solo, penyalur BNI, estimasi pencairan 85 persen.
Sragen, penyalur BRI, estimasi pencairan 82 persen.
Jawa Timur:
Brebes, penyalur Bank Mandiri, estimasi pencairan 70 persen.
Jember, penyalur Bank Mandiri, estimasi pencairan 87 persen.
Madiun, penyalur BRI, estimasi pencairan 89 persen.
Madiun Lor, penyalur BRI, estimasi pencairan 80 persen.
Malang, penyalur BSI, estimasi pencairan 80 persen.
Surabaya, penyalur BRI, estimasi pencairan 89 persen.
DI Yogyakarta:
Gunungkidul, penyalur BSI, estimasi pencairan 81 persen.
Yogyakarta, penyalur Bank Mandiri, estimasi pencairan 82 persen.
Daerah Aceh:
Aceh Utara, penyalur BSI, estimasi pencairan 81 persen.
Sumatera Utara:
Medan, penyalur BNI, estimasi pencairan 88 persen.
Sumatera Barat:
Padang, penyalur BNI, estimasi pencairan 82 persen.
Palembang:
Palembang, penyalur Bank Mandiri, estimasi pencairan 82 persen.
Bengkulu:
Bengkulu, penyalur BRI, estimasi pencairan 77 persen.
Lampung:
Lampung Timur, penyalur Bank Mandiri, estimasi pencairan 79 persen
Riau:
Meranti, penyalur BNI, estimasi pencairan 83 persen.
Pekanbaru, penyalur BRI, estimasi pencairan 80 persen.
Jambi:
Jambi, penyalur BRI, estimasi pencairan 85 persen.
Sulawesi Utara:
Manado, penyalur BRI, estimasi pencairan 81 persen.
Sulawesi Selatan:
Makassar, penyalur Bank Mandiri, estimasi pencairan 78 persen.
Pangkep, penyalur BRI, estimasi pencairan 77 persen.
Sulawesi Tenggara:
Kendari, penyalur BRI, estimasi pencairan 78 persen.
Sulawesi Tengah:
Palu, penyalur BNI, estimasi pencairan 80 persen.
Gorontalo:
Gorontalo, penyalur BSI, estimasi pencairan 74 persen.
Maluku:
Ambon, penyalur PT Pos, estimasi pencairan 72 persen.
Maluku Utara:
Ternate, penyalur PT Pos, estimasi pencairan 73 persen.
Papua:
Jayapura, penyalur BRI, estimasi pencairan 72 persen.
Papua Barat:
Sorong, penyalur BRI, estimasi pencairan 71 persen.
Nusa Tenggara Barat:
Lombok Timur, penyalur BNI, estimasi pencairan 90 persen.
Nusa Tenggara Timur:
Flores (Ende), penyalur BRI, estimasi pencairan 76 persen.
Kupang, penyalur Bank Mandiri, estimasi pencairan 79 persen.
Kalimantan Selatan:
Banjarmasin, penyalur BSI, estimasi pencairan 78 persen.
Samarinda, penyalur BNI, estimasi pencairan 84 persen.
Kalimantan Barat:
Pontianak, penyalur Bank Mandiri, estimasi pencairan 75 persen.
Bank dominan hari ini ialah sebagai berikut :
BNI 40 persen nasional, fokus urban Jawa.
BRI 30 persen pedesaan dan 5 persen daerah 3T.
Bank Mandiri 15 persen.
BSI 10 persen.
Diperkirakan 23 November 2025, 20 daerah tambahan seperti Aceh Selatan, Batam, dan lain-lain, cair via PT Pos Indonesia atau BRI.
Total tambahan Rp 1,2 triliun. Pantau aplikasi Cek Bansos untuk memastikan status kepesertaan bantuan sosial. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim