RADAR BOGOR – Kementerian Sosial (Kemensos) menanggapi serius berbagai keluhan masyarakat terkait ketidakakuratan data penerima bantuan sosial (bansos) seperti PKH dan BPNT.
Masih banyak warga kurang mampu yang belum terdaftar, sementara warga berkecukupan masih menerima bantuan.
Menyikapi hal ini, Kemensos secara resmi mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama kader Karang Taruna, untuk terlibat aktif dalam upaya perbaikan data yang disebut sebagai jihad pertama dalam membangun kesejahteraan sosial.
Karang Taruna Jadi Garda Terdepan Perbaikan Data
Melansir dari kanal YouTube Klik Bansos, dalam rapat terbaru bersama Karang Taruna, perwakilan Kemensos menekankan bahwa seluruh kebijakan kesejahteraan sosial dimulai dari data yang akurat.
Jika data tidak beres, penyaluran bantuan pun akan bermasalah, mengingat basis Karang Taruna berada di tingkat desa dan memiliki pemahaman mendalam tentang kondisi ekonomi warga di lingkungan mereka.
Pemutakhiran data ini dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS) melalui dua jalur utama: jalur formal (RT/RW, lurah, hingga bupati/wali kota) dan jalur partisipasi yang melibatkan masyarakat luas.
Empat Saluran Resmi untuk Perbaikan Data Bansos
Untuk memudahkan masyarakat, pendamping, dan operator desa memperbaiki data penerima bansos (DTKS), Kemensos telah menyediakan empat saluran partisipasi yang dapat digunakan:
Aplikasi Cek Bansos
Masyarakat dapat menggunakan fitur Usul Sanggah untuk mengusulkan keluarga yang layak menerima bansos atau menyanggah/melaporkan penerima yang dianggap tidak layak.
Aplikasi SIKS-NG
Saluran ini dikhususkan bagi operator desa, kabupaten, dan pendamping sosial untuk memasukkan usulan baru atau perubahan data melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial New Generation.
Call Center 021-171
Layanan 24 jam bagi masyarakat yang ingin melaporkan atau mencari informasi terkait pemutakhiran data bansos.
WA Center
Sistem layanan melalui WhatsApp Center sedang dibangun dan diperkirakan selesai dalam waktu dekat untuk semakin memudahkan masyarakat mengakses layanan pemutakhiran data.
Masyarakat yang mengusulkan atau melaporkan wajib melengkapi data yang dibutuhkan, termasuk data penghasilan dan foto aset keluarga yang diusulkan, sesuai kriteria yang ditetapkan BPS.
Siapa Sasaran Utama Penerima Bantuan?
Pemutakhiran data ini bertujuan memastikan bantuan tepat sasaran kepada kelompok 12 Pas, yang merupakan prioritas utama program pemerintah. Kelompok ini meliputi:
- Fakir miskin
- Anak-anak rentan
- Penyandang disabilitas
- Lansia terlantar
- Mereka yang berpendapatan rendah
- Perempuan rentan
Kemensos mengajak Karang Taruna bersama pilar-pilar sosial lain (Pendamping PKH, Tagana, dan Pekerja Sosial Masyarakat) untuk memperkuat pemberdayaan melalui peningkatan keterampilan, penguatan aset, dan perluasan akses agar kelompok rentan dapat mandiri.***
Editor : Eli Kustiyawati