Kabar Penting bagi KPM Baru! BLT Kesra Cair Serentak di 8 Kecamatan Daerah Ini, Kenapa Saldo Bansos PKH dan BPNT di KKS Baru Masih Nol?
Kholikul Ihsan• Senin, 24 November 2025 | 15:28 WIB
Ilustrasi: Penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada keluarga penerima manfaat.
RADAR BOGOR - Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat atau BLT Kesra sebesar Rp900.000 untuk periode tiga bulan, yakni Oktober hingga Desember 2025, saat ini sedang memasuki tahap distribusi secara besar-besaran.
Hal ini terutama dirasakan oleh 17 juta penerima baru (Desil 1-4) yang menerima bantuan secara tunai melalui PT Pos Indonesia.
Mengutip kanal Diary Bansos, hari ini Senin, 24 November 2025 dilaporkan pencairan serentak di beberapa wilayah, dengan fokus pada KPMbaru yang tidak memiliki rekening bank.
Namun di sisi lain terdapat KPM yang baru menerima Kartu KKS mengaku saldo PKH dan BPNT mereka masih kosong.
Kementerian Sosial (Kemensos) melalui PT Pos Indonesia menyalurkan BLTS Kesra dengan nominal Rp900.000 kepada 17 juta penerima baru yang masih belum tercover dalam sistem bantuan sosial Kemensos (Non KKS).
Sebagai testimoni, pencairan masif BLT Kesra terjadi di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Sebanyak lebih dari 10.000KPMbaru di delapan kecamatan dilaporkan berbahagia karena menerima bantuan ini secara tunai.
Delapan Kecamatan di Banyuwangi yang Cairkan BLT Kesra Hari Ini:
KPM di daerah lain yang sudah menerima surat undangan dari PT Pos Indonesia diminta segera mengambil dana sesuai jadwal. Bagi yang berhalangan hadir (sakit/lansia), penyaluran bisa dilakukan secara door to door dengan melapor kepada perangkat desa atau kantor Pos.
Banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) peralihan yang baru menerima Kartu KKS di bulan Oktober dan November 2025 melaporkan bahwa saldoPKH Tahap 2, Tahap 3, serta BPNT mereka masih nol, termasuk saldoBLTS Kesra yang ditransfer via bank. Menurut informasi ini adalah hal yang wajar.
Kartu KKS yang didistribusikan kepada KPMbarumasih berstatus belum teraktivasi. Kartu belum siap menerima transferan dari bank pusat.
Aktivasi Massal: Pihak bank penyalur (BNI) akan melakukan aktivasi massal di sistem mereka setelah seluruh kartu KKS selesai didistribusikan sesuai batas waktu yang ditetapkan Kemensos.
Proses Aktivasi: Proses aktivasi ini membutuhkan waktu sekitar 1 hingga 3 hari kerja.
Prediksi Pencairan: Diprediksi, saldo bantuan sosial (PKH, BPNT, dan BLTS Kesra) baru akan terisi di Kartu KKSbaru sekitar akhir November hingga awal Desember 2025.
Bagi pemegang KKSbaru, disarankan untuk tidak sering bolak-balik ke mesin ATM untuk pengecekan saldo, karena saldo belum dapat masuk sebelum proses aktivasi massal selesai dilakukan oleh bank.
Dalam kesempatan yang sama, disampaikan pula aturan penting terkait bantuan pangan seperti beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter.
KPM yang telah mendapatkan surat undangan tetapi tidak datang mengambil bantuan selama 5 hari berturut-turut tanpa keterangan yang jelas, maka pihak desa berhak dan memiliki kewenangan untuk mengalihkan penerima bantuan pangan tersebut kepada warga lain yang lebih membutuhkan.***