RADAR BOGOR - Pemerintah terus mempercepat penyaluran berbagai program bantuan sosial (bansos) baik dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), seperti BLT Kesra dan bantuan beras, maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Dilansir dari Youtube Info Bansos, setidaknya ada tiga jenis bantuan utama yang sedang gencar disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM), yaitu BLT Kesra, beras dan minyak hingga bantuan dari anggaran daerah.
Berikut rincian penyaluran bansos BLT Kesra, hingga beras dan lainnya.
Apa saja tiga jenis bantuan yang dimaksud? Simak informasinya berikut ini.
1. BLTS Kesejahteraan Rakyat Rp900.000 Mulai Cair
Kabar baik datang bagi jutaan keluarga, karena Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) sebesar Rp900.000 untuk alokasi kumulatif Oktober hingga Desember 2025 (tahap akhir) sedang dalam proses pencairan.
Bantuan ini disalurkan secara bertahap melalui PT Pos Indonesia dengan mekanisme non-KKS (non-Kartu Keluarga Sejahtera) dan terpantau serentak di hampir 516 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Total penerima yang ditargetkan mencapai 17,3 juta KPM tambahan. Mereka adalah KPM yang berada di desil 1 sampai 4 Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) namun belum terjangkau oleh bansos reguler lain seperti Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
2. Bantuan Beras dan Minyak Goreng
Selain bantuan tunai, penyaluran bantuan beras 20 kg dan minyak goreng juga terus digencarkan.
Baca Juga: Setelah Pencairan BLT Kesra Rp900 Ribu, KPM Dapat 3 Bansos Tambahan dari APBD Mulai Hari Ini
Beberapa daerah yang dijadwalkan menyalurkan pada periode ini antara lain:
· Sumatera Barat (Undangan sudah disebar sejak 20 November).
· Bengkulu (Dijadwalkan bertahap antara 24 hingga 30 November).
· Pandeglang, Banten (Penyaluran lanjutan untuk nelayan).
· Pidie dan Pidie Jaya, Aceh (Melalui Bulog Sigli).
· Singkawang, Sambas, dan Bengkayang, Kalimantan Barat (Penyaluran dilakukan sekaligus untuk dua alokasi).
· Madiun, Jawa Timur (Tahap akhir untuk seluruh kelurahan).
· Empat kabupaten di Madura, Jawa Timur (Ditargetkan tuntas hingga 31 November).
3. Bansos Tambahan dari Anggaran Pemerintah Daerah (APBD)
Pemerintah daerah (Provinsi, Kabupaten, Kota) juga menyiapkan dan menyalurkan berbagai bansos tambahan yang bersumber dari APBD.
Bansos ini dirancang untuk mengatasi kebutuhan lokal di wilayah masing-masing, sehingga jenis dan nominalnya bervariasi.
Beberapa contoh bantuan yang dicairkan dari dana APBD pada pekan ini meliputi:
· Bantuan Langsung Tunai (BLT) disabilitas sebesar Rp900.000 untuk penyandang disabilitas berat, seperti yang dicairkan di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.
· Bantuan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan nominal sekitar Rp10 juta hingga Rp15 juta per unit untuk renovasi rumah keluarga miskin, seperti di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
· BLT lansia daerah berupa bantuan tunai bulanan antara Rp300.000 hingga Rp500.000 untuk lansia miskin usia 70 tahun ke atas, misalnya di Provinsi Jakarta dan Jawa Timur.
· Bantuan Pendidikan Lokal (PIP Daerah), yaitu bantuan tunai untuk biaya sekolah anak miskin, seperti yang disalurkan di Provinsi Jawa Barat.
· Bantuan Akses Modal sekitar Rp1 juta hingga Rp2 juta per usaha, yang diberikan kepada pedagang kecil yang terdampak inflasi, misalnya di Kota Surabaya, Jawa Timur.
Penyaluran bansos dari APBD ini umumnya dilakukan melalui transfer bank daerah atau secara tunai di kantor pos atau kantor kelurahan, tergantung kebijakan pemerintah setempat.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga