RADAR BOGOR - Proses pencairan bantuan sosial (bansos) di akhir tahun 2025 terus menunjukkan perkembangan positif. Mulai yang tunai, juga beras dan minyak goreng.
Setelah sebelumnya bansos pangan tambahan (beras 20 kg dan minyak goreng) mulai didistribusikan, kini giliran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) senilai Rp900.000 terpantau mulai masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Dikutip dari YouTube Gania Vlog, penyaluran bansos reguler PKH dan BPNT Tahap 4 (alokasi Oktober–Desember) juga dilaporkan semakin merata, setelah beras dan minyak goreng disalurkan bertahap.
BLT Kesra Rp900.000 Mulai Cair di KKS BRI
Kabar gembira datang dari sejumlah daerah, terutama di Jawa Tengah, terkait pencairan BLT Kesra yang disalurkan melalui KKS Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Lokasi Terpantau:
- Purbalingga, Jawa Tengah: BLT Kesra Rp900.000$ dilaporkan sudah mulai cair dan ditarik oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
KPM yang mencairkan adalah KPM BPNT Murni dengan KKS terbitan tahun 2021.
- Brebes, Jawa Tengah: Pencairan BLT Kesra Rp900.000 juga terpantau sudah merata masuk ke KKS Bank BRI.
Pencairan BLT Kesra Rp900.000 ini melengkapi penyaluran bantuan tambahan lain, seperti bantuan pangan yang memberikan 20 kg beras dan minyak goreng, yang juga sedang dalam proses pembagian di berbagai wilaya.
Meskipun fokus publik kini tertuju pada bansos tambahan (BLT Kesra), penyaluran PKH dan BPNT Tahap 4 (Oktober, November, Desember) juga terus berlanjut
Pencairan Bertahap: Ditemukan sudah banyak KPM di berbagai daerah yang melaporkan saldo KKS mereka bertambah.
Namun, proses ini masih berjalan secara bertahap (belum merata 100%).
Bagi KPM yang kerabat atau tetangganya sudah menerima bantuan PKH/BPNT Tahap 4 atau BLT Kesra sementara saldo masih kosong, diharapkan untuk bersabar.
Keterlambatan ini kemungkinan besar disebabkan oleh proses transfer dana yang masih berlangsung di bank penyalur.
Dengan adanya percepatan pencairan bansos reguler dan tambahan ini, diharapkan dapat memberikan dorongan signifikan pada daya beli dan kesejahteraan masyarakat penerima manfaat menjelang akhir tahun.