RADAR BOGOR - Pekan keempat November 2025 masih diwarnai pertanyaan KPM seputar kelanjutan penyaluran bansos, khususnya BPNT Tahap 4.
Selain mengenai bansos BPNT melalui KKS Bank Himbara, ada juga pertanyaan soal penyebab KPM di Desil terbawah tidak mendapatkan BLT Kesra.
Berikut adalah pembaruan informasi bansos BPNT untuk KPM terkini yang diperoleh dari supervisor SIKS-NG Dinas Sosial Kabupaten/Kota, di antaranya;
A. Status Penyaluran Bansos BPNT Tahap 4 (KKS Bank Himbara)
Dikutip dari YouTube Cek Bansos, banyak KPM yang menanyakan mengapa bansos BPNT/Sembako Tahap 4 (alokasi Oktober–Desember) hingga saat ini belum tersalurkan ke KKS Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BSI.
Jawaban dari Dinas Sosial:
- Status Belum SPM: Berdasarkan pengecekan pada sistem SIKS-NG supervisor Dinas Sosial Kabupaten/Kota, status BPNT periode Oktober, November, dan Desember masih tercatat "Belum SPM" (Surat Perintah Membayar).
- Implikasi: Ini berarti Surat Perintah Membayar yang diterbitkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) dan ditujukan kepada bank-bank penyalur belum terbit.
Proses penyaluran ke KKS tidak akan dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya ("SI" atau Standing Instruction) sebelum SPM ini resmi diterbitkan.
- Jaminan Pencairan: Selama status bantuan sosial KPM masih aktif (tidak ter-eksklude atau ditangguhkan), KPM diimbau untuk tetap sabar dan yakin bansos akan tetap cair, meskipun harus menunggu terbitnya surat perintah pencairan ini.
B. Dua Alasan Utama KPM Desil 1–4 Tidak Mendapat BLT Kesra
Baca Juga: Gudang Material di Citeureup Ludes Terbakar, Damkar Kabupaten Bogor Terus Lakukan Penanganan
BLT Kesra senilai Rp900.000 menargetkan KPM non-reguler di Desil 1 hingga Desil 4.
Namun, terdapat kasus di mana KPM yang secara data masuk dalam kategori Desil termiskin ini tetap tidak menerima bantuan tersebut (baik melalui KKS maupun PT Pos).
Ada dua alasan utama mengapa hal ini bisa terjadi:
1. Status Bantuan Sosial Ter-eksklude
Jika status KPM untuk bansos reguler (seperti PKH atau BPNT) sudah ter-eksklude (dikeluarkan dari daftar penerima) karena alasan tertentu (misalnya data tidak padan, dianggap tidak layak, atau tidak memenuhi syarat), maka bantuan tambahan lain seperti BLT Kesra juga secara otomatis akan ikut ter-eksklude atau ditangguhkan.
2. Hasil Verifikasi dan Validasi Kelayakan (Verval)
Tidak semua masyarakat yang tercatat di Desil 1 hingga Desil 4 otomatis menerima BLT Kesra.
Kelayakan yang dilakukan oleh petugas DPC Kelurahan atau pendamping sosial di wilayah masing-masing.
Jika hasil verval menyatakan KPM tersebut tidak layak (misalnya ditemukan aset yang tidak sesuai dengan data desil, atau status ekonomi dianggap sudah membaik), maka BLT Kesra tidak dapat diterima, meskipun data awalnya menempatkan mereka di Desil 1–4.
C. Pembaruan Bansos Lain yang Terus Disalurkan
Di tengah penantian BPNT, terdapat dua program bantuan sosial yang masih terus disalurkan secara aktif pada pekan terakhir November 2025:
- Bantuan Pangan Tambahan: Penyaluran bantuan pangan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter terus merata di seluruh wilayah Indonesia.
Penerima bantuan ini adalah KPM yang terdaftar sebagai penerima sembako dan berada di Desil 1 hingga Desil 5.
- BLT Kesra Rp900.000 (Non-KKS): Proses pencairan bansos tunai BLT Kesra melalui Kantor Pos atau di titik komunitas berjalan lancar di berbagai daerah dan ditargetkan selesai pada akhir November.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga