RADAR BOGOR - Berhembus kabar yang mengatakan, tiga bantuan sosial (bansos) dari pemerintah akan dihapus di akhir tahun.
Bantuan yang akan dihapus pada tanggal 31 Desember yang pertama adalah bantuan sosial stunting atau daging ayam dan telur.
Bansos daging ayam dan telur atau stunting sebenarnya berakhir pada bulan Juni yang lalu, tetapi masih tetap disalurkan karena memang terjadi kendala pendistribusian atau terlambat.
Oleh karenanya, bantuan tersebut akan berakhir pada 31 Desember dan tidak akan diperpanjang pada penyaluran mendatang.
Kemudian, bansos kedua yang dihapus di akhir Desember 2025 atau akhir tahun adalah bantuan Intervensi Pengendalian Kerawanan Pangan (IPKP).
Bansos tersebut merupakan bantuan pangan yang berisi kornet sapi, sarden ikan, garam, minyak goreng, bihun jagung, dan kacang hijau.
Bantuan ini kebanyakan baru dicairkan dan tersalurkan 100% di Jawa Tengah. Menurut rencana, bantuan ini akan dihapus pada 31 Desember 2025.
Semua berharap, bantuan yang dihapus akan ada pengganti bansos yang lebih bermanfaat bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Selanjutnya, bansos ketiga yang akan dihapus di akhir tahun adalah bantuan pangan berupa beras 10 kg.
Bantuan tambahan beras 10 kg akan berakhir pada Desember 2025 untuk tahap yang terakhir. Belum ada informasi di tahun yang akan datang terkait pencairan bantuan pangan tersebut.
Sebagai informasi, penerima bantuan beras 10 kg mencapai 22 juta KPM yang berhal di seluruh Indonesia.
Sementara itu, penyaluran bansos Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (PKH BPNT) alokasi Oktober November Desember 2025 sudah hampir 100% tersalurkan.
Walau masih ada beberapa KPM yang belum menerima pencairan bansos karena penyaluran bantuan dilakukan bertahap.
Oleh karena itu, KPM harus bersabar untuk menunggu hingga akhir Desember 2025 untuk menerima bansos PKH BPNT bagi KPM Peralihan PT Pos ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Baru.
Editor : Siti Dewi Yanti