RADAR BOGOR - Pemerintah dikabarkan akan melakukan perombakan besar-besaran pada program bantuan sosial (Bansos) di penghujung tahun ini, untuk KPM.
Tiga program bansos dikonfirmasi akan dihentikan total per 31 Desember, namun sebagai gantinya, tiga jenis Bantuan Langsung Tunai (BLT) baru direncanakan siap cair ke KPM mulai Januari mendatang.
Perubahan fokus ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk mengalihkan subsidi bansos yang dinilai kurang tepat sasaran menjadi bantuan tunai langsung kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Tiga Program Bansos yang Berakhir Masa Penyalurannya
Menurut informasi dari Youtube Naura Vlog, tiga program bantuan sosial akan dihentikan total pada 31 Desember dan tidak akan diperpanjang di tahun berikutnya:
1. Bansos Stunting (Daging Ayam dan Telur)
Program ini, yang seharusnya berakhir Juni lalu tetapi diperpanjang karena kendala distribusi, akan dihentikan sepenuhnya pada 31 Desember.
2. Bansos IPKP (Intervensi Pengendalian Kerawanan Pangan)
Bantuan berupa paket bahan pangan seperti kornet, sarden, minyak goreng, dan kacang-kacangan ini juga akan diakhiri pada 31 Desember.
3. Bansos Beras 10 Kg
Penyaluran terakhir beras 10 kg berada di bulan Desember. Karena belum ada pengumuman resmi mengenai perpanjangan program di tahun depan, program ini dianggap selesai.
Tiga Bantuan Tunai (BLT) Baru Pengganti di Awal Tahun
Sebagai pengganti, pemerintah berencana menyalurkan BLT yang bersumber dari pengalihan dana subsidi yang besar:
4. BLT Subsidi Gas LPG 3 Kg
Program ini rencananya akan dicairkan dalam bentuk tunai dengan perkiraan nominal antara Rp100.000 hingga Rp300.000 di awal tahun.
Saat ini, program ini masih dalam tahap finalisasi dan menunggu persetujuan anggaran APBN.
5. BLT Subsidi BBM (Bahan Bakar Minyak)
Bantuan ini bertujuan untuk mengurangi subsidi BBM (seperti Solar dan Pertalite) yang sering dinikmati oleh masyarakat mampu.
Subsidi akan digantikan dengan BLT tunai, meskipun nominalnya belum dipastikan. Harapannya, jumlahnya akan mirip dengan skema BLT BBM sebelumnya, yaitu sekitar Rp300.000 per KPM.
6. BLT Subsidi Listrik PLN
Subsidi yang diberikan melalui tarif listrik juga akan dialihkan menjadi bantuan tunai langsung. Rincian nominal bantuan ini masih menunggu kabar resmi dari Kementerian terkait.
Program Tambahan: Bantuan Makan Gratis
Selain pengalihan subsidi di atas, ada program baru lain yang menjadi pengganti khusus untuk Bansos Stunting, yaitu bantuan sosial makan gratis.
Bantuan ini direncanakan akan diberikan kepada siswa-siswi dan ibu hamil. Anggaran yang disiapkan adalah sekitar Rp10.000 per hari, yang akan disesuaikan dengan harga bahan pokok di masing-masing wilayah, seperti Papua.
Catatan Penting: Semua rencana penggantian Bansos menjadi BLT ini masih dalam tahap pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN).
Penyaluran perdana di bulan Januari akan bergantung pada kecepatan persetujuan dan ketersediaan anggaran tersebut.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga