RADAR BOGOR - Proses pencairan bansos Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 4 untuk periode Oktober, November, dan Desember senilai total Rp600.000 kini sedang berlangsung secara masif ke KPM.
Melansir YouTube Info Bansos, Kementerian Sosial (Kemensos) mencatat progres penyaluran BPNT ke KPM ini telah mencapai 70 hingga 80 persen secara nasional, dengan lebih dari 50 wilayah di 32 provinsi melaporkan pencairan saldo.
Berikut beberapa laporan mengenai penyaluran bansos BPNT ke KPM dari laporan yang dilansir Radar Bogor di YouTube Info Bansos.
Bank Mana Saja yang Paling Aktif Melakukan Transfer Dana?
Proses top-up saldo BPNT Tahap 4 didominasi oleh lima bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Berikut adalah bank penyalur yang terpantau paling aktif hari ini dan besok:
- Bank BNI: Terpilih sebagai penyalur terbesar dengan progres signifikan di wilayah Jawa Barat dan Sumatera.
- Bank BRI: Dengan jaringan ATM dan agen Brilink terluas, Bank BRI mencatat progres cepat di berbagai kabupaten di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
- Bank Mandiri: Terpantau stabil menyalurkan dana di wilayah perkotaan besar seperti Palembang dan Makassar.
- Bank BSI (Bank Syariah Indonesia): Menjadi penyalur utama di wilayah dengan dominasi nasabah syariah, seperti Aceh dan sebagian besar Sumatera.
- PT Pos Indonesia: Bagi KPM yang mengalami kendala akses bank, penyaluran juga dilakukan melalui mekanisme kantor pos.
Cek! Daerah yang Termasuk 50 Lebih Wilayah yang Sudah Cair
Mengutip dari channel YouTube INFO BANSOS, pencairan terpantau masif di berbagai wilayah mulai dari barat hingga timur Indonesia. Segera cek daftar di bawah ini:
- Pulau Sumatera: Aceh Utara, Banda Aceh (dominan BSI), Medan, Deli Serdang, Palembang, Ogan Ilir, Padang, Bandar Lampung, Kota Batam (Kepulauan Riau).
- Pulau Jawa dan Bali: Garut, Bandung, Bogor, Depok, Bekasi, Semarang, Cilacap, Banyumas, Kabupaten Kediri (hampir 100 persen), Malang, Surabaya, Serang, Tangerang, Kota Denpasar.
- Pulau Kalimantan: Kabupaten Bangkayang, Pontianak, Banjarmasin, Banjarbaru, Samarinda, Balikpapan.
- Sulawesi dan Indonesia Timur: Makassar, Pare-pare, Kendari, Manado, Mataram, Kupang, Ambon.
Bagi nama daerah yang belum disebut, diminta untuk tetap tenang.
Proses pencairan bersifat bertahap berdasarkan penerbitan Surat Perintah Membayar (SPM) dari Kemensos. Pencairan sedang berlangsung secara nasional dan progresif.
Dua Cara Paling Akurat untuk Memastikan Dana BPNT Sudah Masuk
Untuk terhindar dari isu atau informasi yang tidak akurat, ikuti dua langkah verifikasi resmi ini:
- Cek Langsung Saldo KKS: Kunjungi ATM atau agen Bank Himbara terdekat (BRI, BNI, Mandiri, BSI). Masukkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Jika saldo bertambah Rp600.000, artinya Bantuan sudah masuk.
- Cek Status di Aplikasi SIKS-NG (Khusus Pendamping): Pendamping sosial memiliki akses untuk memantau status di sistem ini. Pastikan status sudah berubah dari SPM (Surat Perintah Membayar) menjadi SI (Standing Instruction). Status SI menandakan saldo telah ditransfer ke bank dan siap ditarik.
Tiga Alasan Utama Dana BPNT Belum Cair
Ada beberapa penyebab mengapa dana belum masuk ke rekening penerima:
- SPM Belum Turun: Bank belum menerima perintah resmi dari Kemensos untuk mentransfer dana Anda.
- Data Belum Sinkron: Terdapat perbedaan data antara Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dengan data Dukcapil, yang dapat menyebabkan gagal cek rekening.
- Transisi Penyaluran: Adanya perubahan mekanisme penyaluran, misalnya dari PT Pos (PTP) ke KKS, atau sebaliknya.
Jika mengalami kendala ini, segera hubungi pendamping sosial atau kantor dinas sosial setempat.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga