RADAR BOGOR – Menjelang detik-detik berakhirnya November 2025, suasana di berbagai daerah mendadak riuh dengan penyaluran bansos BLT Kesra untuk KPM.
Selain BLT Kesra, pemerintah kembali mengguyur masyarakat dengan tujuh jenis bansos yang cair secara bersamaan pada 27 November 2025 ke KPM.
Tak sedikit Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mengaku terkejut karena tiba-tiba masuk saldo bansos, terutama dari BLT Kesra.
Penyaluran dilakukan melalui PT Pos Indonesia, Bulog, dan Bank Himbara, yang sejak pagi telah bersiaga di kantor-kantor desa, kelurahan, hingga titik komunitas.
KPM Baru Membeludak: 17 Juta Orang Baru Dapat Bansos
Sumber resmi menyebutkan, tahun ini terdapat 35 juta KPM penerima BLT Kesra, dengan rincian:
• 18 juta penerima lama dari PKH–BPNT
• 17 juta lebih merupakan KPM baru, berasal dari desil 1–4 yang sebelumnya tidak pernah mendapat bantuan sosial
Penerima baru inilah yang membuat suasana makin heboh, pasalnya mereka tidak memiliki rekening bansos dan pencairan dilakukan melalui Pos Indonesia.
Daftar Lengkap 7 Bantuan yang Cair Hari Ini
Berikut tujuh bantuan yang disalurkan serentak:
1. BLTS Kesra Rp900.000
Bantuan sementara untuk 3 bulan (Oktober–Desember), cair sekali, bersifat tidak berlanjut di 2026.
2. Bantuan Pangan Beras 20 Kg + 4 Liter Minyak
Disalurkan oleh Bulog untuk 18,27 juta KPM BPNT.
3. Penebalan BPNT Juni–Juli Rp400.000
Utamanya bagi KPM peralihan Pos yang baru menerima kartu KKS.
4. PKH Tahap 2 (April–Juni)
5. PKH Tahap 3 (Juli–September)
Banyak diterima KPM baru yang baru aktif rekeningnya.
6. BPNT Tahap 2 Tahun 2025
7. BPNT Tahap 3 Tahun 2025
Laporan saldo masuk dari Bank Himbara, terutama BNI, terus berdatangan.
Banyak yang mengirim screenshot aplikasi BNI Mobile maupun Wonder BBNI.
Yang Tidak Cair: Waspada Status Exclude
Banyak KPM yang mengeluh belum cair, namun ternyata status mereka exclude, antara lain karena:
• indikasi game online terlarang
• pekerjaan tidak memenuhi syarat
• gagal cek rekening / gagal burkol
• data kependudukan tidak sesuai
• tidak lagi memenuhi komponen PKH
Bagi yang terkena exclude, satu-satunya cara adalah usul ulang melalui desa/kelurahan atau aplikasi Cek Bansos.
Pencairan Masih Berlanjut
Pemerintah menegaskan bahwa pencairan dapat berlanjut hingga awal Desember 2025, terutama untuk PKH–BPNT tahap 4 yang masih banyak ditunggu.
Masyarakat diminta terus mengecek status melalui pendamping sosial atau operator desa.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga