Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pencairan Bansos Tahap Keempat dan Bantuan Pangan Diprediksi Selesai pada 15 Desember 2025, KPM Harus Rajin Cek Status

Siti Dewi Yanti • Kamis, 27 November 2025 | 20:35 WIB
KPM menerima pencairan bansos tahap keempat
KPM menerima pencairan bansos tahap keempat

RADAR BOGOR - Menurut laporan terbaru, penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap keempat dan bantuan beras dan minyak goreng masih berjalan secara bertahap hingga akhir Desember 2025.

Target penyelesaian penyaluran atau pencairan bansos tahap keempat dan bantuan pangan diperkirakan paling lambat 15 Desember 2025.

Pemerintah dan bank penyalur instansi terkait menyatakan bahwa distribusi akan terus dilanjutkan hingga penyaluran semua bantuan kepada penerima manfaat selesai.

Namun, untuk bantuan tambahan beras dan minyak goreng perlu diperhatikan tanggal pengambilannya.

Jika penerima sudah mendapat undangan dan melewati waktu yang ditentukan tanpa mengambil, ada kemungkinan bantuan tidak bisa dijadwal ulang dan dianggap hangus.

Oleh karena itu, jika KPM belum menerima, disarankan untuk aktif mengecek status lewat sistem resmi, seperti cek bansos.

KPM juga bisa menghubungi pendamping sosial atau petugas desa agar kemungkinan untuk diprioritaskan di gelombang selanjutnya sebelum akhir Desember bisa dilakukan.

Selanjutnya, ada banyak faktor logis dan teknis yang bisa menyebabkan keterlambatan, sehingga KPM harus mengecek status.

Pastikan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) aktif, data keluarga sudah benar, dan KPM tercatat di sistem resmi penerima.

Kemudian hubungi pendamping sosial, petugas desa atau kelurahan atau bank penyalur untuk menanyakan status pencairan.

KPM juga harus tetap memantau pengumuman resmi karena penyaluran bisa sampai di bulan Desember 2025.

Ada informasi menarik terkait penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra).

Dikabarkan banyak KPM yang menolak atau mundur jadi penerima manfaat BLTS Kesra senilai Rp900.000.

Menteri Sosial (Mensos) Saifulah Yusuf tidak mempermasalahkan penerima bansos yang mengundurkan diri akibat rumahnya ditempeli stiker keluarga miskin.

Penempelan stiker merupakan inisiatif pemerintah daerah dan membawa dampak positif karena membantu pemerintah untuk memastikan ketepatan sasaran penyaluran bansos.

Editor : Siti Dewi Yanti
#Pencairan Bansos Tahap 4 #kks #bantuan beras dan minyak goreng