Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

BLT Kesra Rp900 Ribu Menyusul? KPM Bogor Bersukacita, KKS BNI Baru Terima Transfer Saldo PKH dan BPNT Tahap Awal

Robecca Sesaria • Jumat, 28 November 2025 | 07:32 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos
Ilustrasi penyaluran bansos

RADAR BOGOR – Penyaluran berbagai program Bantuan Sosial (Bansos) pemerintah terus digenjot menjelang akhir tahun 2025.

Kabar gembira datang dari sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM), khususnya pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dari Bank BNI, yang mulai menerima transfer saldo bantuan.

Aktivitas pencairan ini menandai percepatan penyaluran untuk mengejar target akhir tahun.

Berdasarkan informasi dari Youtube Sukron Channel, KKS dari Bank BNI dilaporkan paling aktif terisi saldo bansos pada akhir November 2025.

Perhatian utama tertuju pada KKS baru, yaitu kartu yang telah dibagikan dan diaktivasi lebih dari satu bulan, yang kini mulai memperlihatkan pergerakan saldo.

Contoh laporan pencairan awal yang terpantau jelas datang dari wilayah Bogor.

Saldo yang masuk ke KKS baru ini merupakan akumulasi bantuan untuk tahap-tahap sebelumnya, khususnya mencakup komponen Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) untuk tahap 2 dan tahap 3.

Meskipun demikian, para penerima KKS baru ini masih menantikan pencairan besar berikutnya.

Mereka masih dijadwalkan menerima pencairan tahap 4 (tahap akhir tahun), yang akan ditambah dengan Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) senilai Rp900.000.

BLT Kesra Rp900.000 Melalui PT Pos Indonesia

Selain melalui bank penyalur Himbara (BNI, BRI, Mandiri, BTN), penyaluran bantuan sementara juga gencar dilakukan melalui PT Pos Indonesia.

Pada akhir November ini, pencairan BLT Kesra sebesar Rp900.000 lewat PT Pos Indonesia juga dilaporkan ramai dilakukan.

Pencairan melalui kantor pos ini ditujukan untuk menjangkau masyarakat yang belum memiliki akses KKS atau yang berada di wilayah terpencil.

Distribusi Bantuan Pangan Tambahan

Sebagai upaya mitigasi dampak kenaikan harga kebutuhan pokok, pemerintah juga terus mendistribusikan bantuan pangan tambahan.

Di akhir tahun 2025 ini, KPM menerima paket tambahan berupa beras seberat 20 kg dan minyak goreng.

Bantuan pangan ini diprioritaskan untuk KPM penerima BPNT atau Sembako yang terdaftar aktif dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).***

Editor : Eli Kustiyawati
#kpm #bansos #kks #pencairan