RADAR BOGOR – Penyaluran bansos berupa Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 4 semakin masif hingga akhir Desember 2025.
Segera cek saldo Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) agar tidak hangus. Penyaluran bansos BPNT Tahap 4 dilakukan secara bertahap.
Pencairan bansos BPNT di suatu area berdasarkan Surat Perintah Membayar (SPM) dari Kementerian Sosial. Jika daerah lain sudah cair, maka tunggu saja.
Kementerian Sosial menyatakan progres penyaluran BPNT sudah mencapai 70–80% secara nasional.
BNI merupakan penyalur BPNT dengan progres signifikan, khususnya di Jawa Barat dan Sumatera.
BRI merupakan penyalur BPNT dengan agen BRILink dan jaringan ATM terluas. Progres cepat tercatat di berbagai kabupaten di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Bank Mandiri terpantau stabil menyalurkan BPNT di perkotaan seperti Palembang dan Makassar.
BSI menjadi penyalur utama di area yang mayoritas penduduknya Muslim seperti Aceh dan sebagian wilayah di Sumatera.
Berikut pembaruan pencairan BPNT Tahap 4 di 34 provinsi yang mencakup 50 kota atau kabupaten.
Wilayah I. Sumatra
• Aceh: Kabupaten Aceh Utara dan Kota Banda Aceh. Dominan disalurkan oleh BSI.
• Sumatra Utara: Kota Medan, Deli Serdang, dan Asahan.
• Sumatra Selatan: Kota Palembang dan Ogan Ilir.
• Sumatra Barat: Kabupaten Tanah Datar dan Kota Padang.
• Lampung: Kota Bandar Lampung, Lampung Selatan, dan Lampung Tengah.
• Kepulauan Riau: Kota Batam (terpantau hampir tuntas).
Wilayah II. Jawa dan Bali
• Jawa Barat: Kota Bandung, Bekasi, Bogor, Depok, dan Garut.
• Jawa Tengah: Kota Semarang, Cilacap, Banyumas, dan Brebes.
• Jawa Timur: Kabupaten Kediri (terpantau hampir 100%), Malang, Probolinggo, dan Surabaya.
• Banten: Kota Serang dan Tangerang.
• Bali: Kota Denpasar dan Badung.
Wilayah III. Kalimantan
• Kalimantan Barat: Kabupaten Bengkayang dan Kota Pontianak.
• Kalimantan Selatan: Kota Banjarmasin dan Banjarbaru.
• Kalimantan Timur: Kota Samarinda dan Balikpapan.
Wilayah IV. Sulawesi
• Sulawesi Selatan: Kota Makassar, Parepare, dan Palopo.
• Sulawesi Tenggara: Kota Kendari dan Konawe.
• Sulawesi Utara: Kota Manado.
Wilayah V. Indonesia Timur
• NTB dan NTT: Kota Mataram, Kupang, dan beberapa wilayah di Flores Timur.
• Maluku: Kota Ambon.
Cara memantau saldo KKS sebagai berikut:
• Cek saldo KKS melalui ATM atau cabang Bank Himbara terdekat.
• Cek aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation (SIKS-NG). Ini merupakan cara terakurat. Mintalah bantuan Pendamping Sosial untuk melakukannya. Pastikan status Anda sudah Standing Instruction (SI). Artinya, SI menunjukkan saldo sudah ditransfer oleh bank ke KKS dan siap ditarik oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Penyebab BPNT Tahap 4 belum cair adalah sebagai berikut:
• Surat Perintah Membayar (SPM) dari Kementerian Sosial belum ada sehingga Bank Himbara belum dapat mentransfer saldo ke KKS.
• Data belum sinkron antara DTSEN dan Dukcapil sehingga ter-exclude atau gagal burekol (buka rekening kolektif).
• Saldo belum masuk karena transisi penyaluran antara PT Pos Indonesia dengan Bank Himbara. Ada perubahan mekanisme antara PT Pos Indonesia ke Bank Himbara ataupun sebaliknya.
Bantuan pangan berupa 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng. Bantuan sosial tersebut diterima oleh penerima PKH ataupun BPNT.
Pertemuan Peningkatan Kemandirian Keluarga (P2K2) bertujuan agar penerima bansos dapat mandiri dan sejahtera.
Oleh karena itu, bansos harus digunakan untuk kebutuhan utama seperti makanan, pendidikan, dan kesehatan.
KPM tetap harus berusaha meningkatkan kemandirian karena bansos bersifat sementara, maksimal selama lima tahun.***
Editor : Eli Kustiyawati