RADAR BOGOR - Bagi sebagian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), kabar mengenai penyaluran tahap keempat mungkin datang dengan kejutan yang kurang menyenangkan yaitu bantuan sosial (bansos) mereka tidak cair kembali.
Di tengah proses pencairan yang berjalan, terdapat kategori KPM yang dipastikan telah tereksklusi atau dikeluarkan dari daftar penerima.
Kabar buruk ini tentu menimbulkan kekhawatiran, sehingga KPM perlu memahami secara pasti alasan di balik penangguhan ini.
Dilansir dari Youtube Cek Bansos, penyebab utama dari tidak cairnya kembali bantuan BPNT adalah hasil dari pembaruan dan verifikasi data berkala yang dilakukan oleh Kementerian Sosial.
Alasan yang paling sering terjadi adalah adanya indikasi peningkatan kesejahteraan KPM.
Dalam sistem Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), ketika data menunjukkan bahwa desil KPM telah naik, artinya status ekonomi keluarga dinilai telah membaik hingga melampaui ambang batas kelayakan penerima bansos.
Sesuai dengan prinsip program, bantuan kemudian ditangguhkan atau dihentikan agar dana dapat dialihkan kepada masyarakat yang lebih rentan dan membutuhkan.
Selain itu, eksklusi juga dapat terjadi karena alasan administratif seperti data ganda, meninggal dunia, atau perubahan status kepegawaian (misalnya menjadi ASN atau TNI/Polri).
Oleh karena itu, bagi KPM yang mendapati bantuan BPNT mereka tiba-tiba berhenti pada tahap keempat ini, sangat penting untuk segera mengambil tindakan proaktif.
KPM disarankan untuk sesegera mungkin melakukan pengecekan terhadap status kepesertaan bansos mereka.
Terdapat tiga jalur utama untuk verifikasi status ini:
- KPM dapat berkonsultasi langsung dengan supervisor Dinas Sosial di tingkat kabupaten atau kota, yang memiliki akses mendalam ke data DTSEN dan SIKS-NG.
- KPM bisa menghubungi operator DTSEN di kelurahan atau desa setempat untuk mendapatkan informasi awal.
- Berkomunikasi dengan pendamping sosial atau pendamping PKH masing-masing.
Melalui jalur-jalur ini, KPM dapat mengetahui alasan pasti mengapa bantuan BPNT mereka tidak lagi cair dan, jika memungkinkan, memahami langkah-langkah yang perlu diambil untuk mendapatkan kejelasan.
Tindakan cepat dan terverifikasi ini sangat penting untuk mengatasi kebingungan dan memastikan KPM menerima informasi status terbaru mereka.***
Editor : Eka Rahmawati