RADAR BOGOR - Dalam beberapa hari terakhir, pembaruan mengenai penyaluran bansos PKH dan BPNT Tahap 4 kembali menjadi sorotan karena banyak keluarga penerima manfaat menunggu kepastian perkembangan proses pencairannya.
Informasi yang muncul melalui sistem SIKS-NG memperlihatkan bahwa tahapan administrasi sudah bergerak mendekati pemindahbukuan resmi.
Karena itu, sejumlah penanda teknis yang muncul di sistem kini menjadi acuan utama untuk memahami sejauh mana proses penyaluran berjalan bagi tiap KPM, baik penerima lama maupun mereka yang baru beralih dari skema Pos ke kartu KKS, berikut ulasannya melansir dari kanal Cek Bansos.
Tahapan penyaluran untuk bank besar seperti BRI, BNI, dan Mandiri kini menampilkan status “Belum SI”, yang sering dipertanyakan para penerima.
Namun status ini justru menunjukkan bahwa Surat Perintah Membayar sudah berada dalam jalur pemrosesan dan tinggal menunggu perubahan menjadi “SI”.
Ketika status berubah menjadi “SI”, pemindahbukuan dana dari pusat menuju rekening KKS akan segera dilakukan.
Dengan kata lain, “Belum SI” adalah tanda bahwa proses pencairan sudah masuk fase penentuan, sehingga penerima tinggal menunggu finalisasi dari bank penyalur.
Pencairan Susulan bagi KPM Peralihan dari Pos ke KKS
Pada bagian ini, perkembangan lebih cepat terlihat di jaringan BNI karena beberapa data KPM peralihan telah berstatus “SI”.
Kategori ini mencakup penerima yang bantuan tahap 2, 3, atau 4-nya belum disalurkan sebelumnya. Banyak laporan masuk sejak tanggal 26 hingga 28 November bahwa saldo mulai diterima oleh KPM yang baru mendapatkan kartu KKS pada September-Oktober.
Pergerakan ini diperkirakan akan meluas pada awal Desember ke bank lain seperti BSI, BRI, dan Mandiri sehingga prosesnya dapat merata di seluruh wilayah.
Pemutakhiran Data yang Mengakibatkan Penerima Tertahan
Ada pula bagian yang perlu diperhatikan oleh seluruh KPM, yaitu proses updating data bulanan yang menyebabkan sebagian nama tidak lagi masuk daftar pencairan Tahap 4.
Hal ini terjadi ketika sistem mendeteksi bahwa kondisi ekonomi keluarga mengalami peningkatan sehingga desil kesejahteraannya naik.
Ketika status berubah, bantuan dapat dihentikan sementara atau dicoret dari daftar. Karena itu, KPM disarankan memeriksa status kepesertaan melalui operator SIKS-NG desa atau pendamping sosial agar mengetahui apakah data mereka masih aktif atau perlu ditindaklanjuti.
Solusi bagi Penerima yang Nomor Rekeningnya Sudah Muncul tetapi Belum Memegang KKS
Masalah ini cukup sering terjadi terutama pada KPM peralihan. Jika rekening sudah tampil di SIKS-NG tetapi fisik kartu belum diterima, langkah penyelesaiannya cukup jelas.
Penerima dapat langsung mengonfirmasi statusnya di Dinas Sosial, kemudian meminta surat pengantar resmi.
Surat ini dibawa ke bank penyalur agar pencetakan kartu KKS dapat dilakukan secara mandiri tanpa perlu menunggu distribusi dari kelurahan.
Cara ini mempercepat akses terhadap dana karena penerima dapat segera memiliki kartu fisik dan melakukan penarikan.
Editor : Eka Rahmawati