Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kabar Gembira Bansos BPNT Tahap 4 Akhir November 2025 Mulai Cair Merata, KPM KKS Lama dan Baru Dilaporkan Sudah Menerima Saldo

Ira Yulia Erfina • Sabtu, 29 November 2025 | 21:42 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT.
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT.

RADAR BOGOR - Akhir November 2025 menjadi periode yang sangat ditunggu oleh KPM karena arus pencairan bansos BPNT Tahap 4 mulai menunjukkan percepatan yang merata di berbagai daerah. 

Informasi terbaru pada Sabtu, 29 November 2025, menggambarkan situasi penyaluran bansos BPNT yang semakin masif, ditandai dengan masuknya saldo ke rekening KKS KPM.

Baik milik KPM bansos BPNT KKS lama maupun penerima baru yang sebelumnya berada dalam proses peralihan dari skema penyaluran melalui Pos. 

Pergerakan dana yang berlangsung sejak Jumat malam hingga Sabtu pagi ini memperlihatkan bahwa pemerintah tengah menuntaskan penyaluran tahap akhir menjelang penutupan tahun anggaran, sehingga setiap KPM diminta untuk aktif memeriksa saldo secara berkala.

Berikut ulasannya lengkap seperti yang dilansir dari kanal Cek Bansos.

1. Perkembangan Pencairan dan Bank Penyalur yang Sudah Berjalan

Dalam perkembangan terbaru, aktivitas pencairan terpantau meningkat tajam di sejumlah bank penyalur utama. 

Bank BNI dan Bank BRI menjadi dua lembaga yang melaporkan arus pencairan paling masif, dengan KPM di berbagai daerah mengonfirmasi saldo masuk ke rekening KKS mereka. 

Perjalanan penyaluran ini bergerak sepanjang malam hingga memasuki pagi hari yang menandai bahwa proses verifikasi sudah mulai mencapai tahap akhir. 

Sementara itu, bank lain seperti Mandiri dan BSI menunjukkan status progres di sistem SIKS-NG meskipun belum mencapai tahap finalisasi. 

Kondisi ini menjadi sinyal bahwa seluruh bank penyalur kemungkinan akan menyusul dalam waktu dekat sehingga cakupan penyaluran dapat merata sebelum pergantian bulan.

Baca Juga: Pengawasan Hakim Dinilai Tumpul, Revisi UU Komisi Yudisial Diharapkan Jadi Momentum Perbaikan Peradilan

2. Nominal Bantuan yang Diterima oleh KPM dan Variasi Berdasarkan Kepesertaan

Nominal BPNT yang diterima pada tahap ini sangat bervariasi karena mengikuti perbedaan status kepesertaan, jenis KKS, serta jumlah akumulasi tahap yang belum diterima. 

Bagi pemegang KKS lama, banyak laporan menyebutkan masuknya saldo sebesar Rp600.000 yang merupakan alokasi tiga bulan untuk Tahap 4. 

Pada penerima yang baru mendapatkan KKS setelah peralihan dari Pos, jumlah bantuan yang diterima mencapai Rp1.200.000 karena mencakup rapelan dua tahap sebelumnya yaitu Tahap 2 dan Tahap 3. 

Selain itu, terdapat juga kelompok penerima gabungan PKH dan BPNT peralihan dari Kantor Pos yang melaporkan menerima Rp1.500.000. 

Pola perbedaan nominal ini menunjukkan upaya penuntasan rapelan oleh pemerintah agar seluruh sisa hak penerima dapat disalurkan tepat sebelum akhir tahun anggaran.

3. Daftar Wilayah yang Sudah Terpantau Menerima Saldo BPNT Tahap 4

Sejumlah daerah dari berbagai provinsi melaporkan bahwa saldo bantuan sudah masuk ke rekening KKS, menandakan bahwa proses pencairan benar-benar mulai meluas.

Sumatera meliputi Asahan, Labuhanbatu, Kota Medan, Solok, Tanah Datar, Padang Pariaman, Lima Puluh Kota, Solok Selatan, Dumai, Merangin, Batanghari, Muaro Jambi, Kota Jambi, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Pringsewu, dan Bangka Selatan.

Sulawesi mencakup Enrekang, Gorontalo Kabupaten, Gorontalo Kota, Bone Bolango, Polewali Mandar, dan Manado.

Kalimantan sudah terpantau di Katingan.

Jawa melaporkan pergerakan di Nganjuk, Bangkalan, Sampang, serta wilayah Banten seperti Lebak dan Tangerang.

Baca Juga: Baskara Putra Borong 5 Piala di AMI Awards 2025, Jadi Peraih Penghargaan Terbanyak

Nusa Tenggara juga mencatat pergerakan, khususnya di Ende dan Manggarai. Daftar ini menunjukkan bahwa cakupan pencairan terus bertambah dan kemungkinan akan bertambah lagi seiring pembaruan sistem bank.

4. Imbauan Penting bagi KPM yang Belum Mendapatkan Saldo

KPM diimbau untuk terus memeriksa saldo KKS mereka secara berkala mulai hari ini hingga esok, mengingat proses pencairan dilakukan secara bertahap serta tidak merata dalam satu waktu. 

Apabila saldo belum masuk, kondisi ini masih tergolong normal selama status kepesertaan di SIKS-NG masih aktif. 

Dengan melihat progres yang sudah bergerak cepat di berbagai daerah dan bank penyalur, KPM disarankan untuk tetap tenang dan menunggu giliran pencairan sesuai proses yang berjalan. 

Sikap ini penting untuk memastikan bahwa seluruh penerima mendapatkan haknya tanpa harus melakukan antrean berlebihan di bank atau e-warong.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bpnt #bansos #pkh