RADAR BOGOR - Akhir tahun 2025 kembali membawa kabar besar dari pemerintah, soal penyaluran beberapa bansos bagi KPM, khususnya dengan kepemilikan KKS yang baru.
Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang pergantian tahun, pemerintah menjadwalkan pencairan delapan jenis bansos untuk KPM melalui KKS secara serentak mulai awal Desember 2025.
Namun di balik kabar gembira penyaluran bansos melalui KKS itu, terdapat juga informasi yang membuat banyak KPM harus waspada.
Dilansir dari kanal YouTube Klik Bansos, beberapa kategori KPM resmi dipastikan tidak akan menerima bantuan lagi.
Pemerintah menegaskan keputusan ini sebagai langkah untuk memastikan bansos benar-benar tepat sasaran.
Pemerintah Targetkan Penyaluran Hingga 100%
Hingga akhir November 2025, Kementerian Sosial bersama BPS memastikan proses validasi dan verifikasi data penerima terus diperketat.
Tujuannya jelas, tidak boleh lagi ada bansos yang salah sasaran, terutama karena dana tahun anggaran 2025 harus disalurkan 100% sebelum tutup tahun.
Mulai 1 Desember 2025, bansos reguler hingga bansos tambahan berikut dijadwalkan mulai cair serentak:
Delapan Bansos yang Wajib Cair Awal Desember 2025
1. PBI Jaminan Kesehatan (BPJS Kesehatan Gratis)
Penerima bantuan iuran kembali mendapatkan layanan kesehatan penuh dari puskesmas hingga rumah sakit.
Iuran sepenuhnya ditanggung pemerintah. KPM diminta mengecek status keikutsertaan melalui laman cekbansos.go.id atau aplikasi Cekbansos.
2. Program Indonesia Pintar (PIP) Termin III
Penerima PIP dari jenjang SD hingga SMA diminta segera mengecek saldo rekening masing-masing. Besaran bantuan:
• SD: Rp450.000
• SMP: Rp750.000
• SMA: Rp1.800.000
3. PKH dan BPNT Tahap IV
Pencairan terus dilakukan melalui BRI, BNI, BSI, Mandiri, hingga PT Pos Indonesia.
• PKH menyasar 10 juta KPM
• BPNT menyasar 18,3 juta KPM
4. Penebalan Rp400.000 untuk KKS Baru
Khusus KPM yang pindah dari penyaluran PT Pos ke KKS Merah Putih.
Banyak KPM masih menunggu pencairan, sehingga pengecekan saldo perlu dilakukan berkala.
5. Bantuan Beras dan Minyak Goreng
Bantuan pangan ini sudah mulai didistribusikan.
Namun pemerintah memberi peringatan keras, jika undangan pengambilan tidak ditindaklanjuti dalam 5 hari, bantuannya langsung dibatalkan dan dialihkan ke KPM lain.
6. BLTS Kesra Rp900.000
Bantuan ini menyasar lebih dari 35 juta KPM desil 1–4.
Penyaluran tahap kedua dilakukan melalui bank Himbara, PT Pos Indonesia, hingga KKS Merah Putih.
Kategori KPM yang Dipastikan Tidak Dapat Bansos Lagi
Pemerintah menegaskan ada lima kategori penerima yang otomatis dihentikan bantuannya:
• KPM yang sudah meninggal dunia
• KPM yang memiliki anggota keluarga bekerja sebagai TNI, Polri, PNS, atau buruh dengan gaji di atas UMR/UMP
• KPM yang menolak bantuan
• KPM yang menggunakan bansos untuk hal terlarang seperti rokok, miras, narkoba, game online terlarang, bayar cicilan/utang pribadi, beli perhiasan, HP mahal, atau kendaraan.
• KPM yang tidak mengambil bantuan pangan dalam 5 hari
Kategori tersebut otomatis dinonaktifkan dari daftar penerima.
Awal Desember 2025 menjadi momen paling sibuk dalam penyaluran bansos.
Delapan bantuan yang cair sekaligus membuat masyarakat berharap besar, namun juga harus lebih tertib mengikuti aturan agar tidak terhapus dari data.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga