RADAR BOGOR - Pencairan berbagai bantuan sosial (bansos) pada akhir November 2025 membawa kabar yang sangat ditunggu oleh jutaan keluarga penerima manfaat.
Setelah sempat terjadi penundaan akibat perpindahan penyaluran dari PT Pos ke Bank Himbara, banyak pemegang KKS Bank Mandiri akhirnya mulai menerima saldo yang masuk dalam jumlah besar.
Penyaluran yang baru terealisasi ini membuat beberapa tahap bantuan dibayarkan secara bersamaan, sehingga nominal yang diterima sebagian keluarga meningkat signifikan dan bahkan mencapai lebih dari Rp2.000.000.
Momentum ini juga menjadi penanda dimulainya rangkaian pencairan lengkap untuk semua program bantuan yang ditargetkan tuntas pada Desember 2025, berikut ulasannya melansir kanal Info Bansos.
Pada tanggal 30 November 2025, pemantauan menunjukkan bahwa saldo bantuan kembali masuk ke KKS, khususnya bagi pemegang kartu Bank Mandiri.
Penyaluran kali ini mencakup bantuan susulan yang sebelumnya tertunda karena pembaruan data dan proses perpindahan penyaluran dari PT Pos menuju Bank Himbara.
Banyak penerima mendapatkan saldo yang jauh lebih besar dibanding penyaluran biasa karena beberapa tahap cair sekaligus.
- Sekitar Rp1.600.000 berasal dari rapelan BPNT Tahap 2 sebesar Rp600.000, BPNT Tahap 3 sebesar Rp600.000, serta tambahan penebalan sembako sebesar Rp400.000.
- Hingga Rp2.500.000 diterima oleh keluarga yang mendapatkan tambahan BLT Kesra sebesar Rp900.000 atau pencairan PKH susulan.
Tujuh Jenis Bantuan yang Dipastikan Cair pada Desember 2025
Pemerintah menargetkan seluruh bantuan tersalurkan sebelum tahun anggaran berakhir. Pada Desember 2025, terdapat tujuh jenis bantuan yang sudah dijadwalkan cair:
- BPNT Susulan Tahap 2 dan 3, dengan total bantuan antara Rp600.000 hingga Rp1.600.000 sesuai status penerimaan sebelumnya.
- PKH Tahap 4 Termin 2 dan susulan, dengan nominal berbeda sesuai komponen: ibu hamil dan balita Rp750.000, anak sekolah Rp225.000 hingga Rp500.000.
- BLT Kesra sebesar Rp900.000, ditujukan bagi keluarga dalam desil 1–4 DTKS.
- Bantuan Pangan Tambahan, berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter.
- Bantuan Atensi untuk Yatim Piatu dan Disabilitas, sebesar Rp600.000 bagi yatim piatu akibat Covid dan penyandang disabilitas berat.
- PIP (Program Indonesia Pintar) gelombang akhir, dengan nominal Rp450.000 hingga Rp1.000.000 untuk siswa SD sampai SMA yang belum menerima sejak Agustus.
- Bantuan bagi Korban Bencana Alam, antara Rp1.000.000 hingga Rp2.000.000 untuk korban banjir, gempa, hingga longsor sepanjang tahun 2025.
Batas Waktu Penting Penyaluran
Terdapat peringatan bahwa bantuan BPNT dan PKH harus dicairkan paling lambat 31 Desember 2025.
Jika tidak diambil hingga batas waktu tersebut, dana dinyatakan hangus dan dikembalikan ke kas negara.
Untuk bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng, pengambilan di titik distribusi harus dilakukan maksimal lima hari sejak jadwal pembagian.
Cara Mengecek Status dan Saldo Bantuan
Penerima dapat memastikan status penerimaan melalui situs cekbansos.go.id atau aplikasi Cek Bansos.
Untuk memeriksa saldo, pemegang KKS Mandiri bisa mengecek melalui aplikasi Livin’ by Mandiri pada menu mutasi atau melalui ATM terdekat. Pemeriksaan berkala dianjurkan karena penyaluran dilakukan bertahap.
Editor : Eka Rahmawati