RADAR BOGOR – Periode 1 hingga 31 Desember 2025 menjadi momentum penting bagi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) karena berbagai bantuan sosial atau bansos kembali disalurkan secara bersamaan.
Di sejumlah daerah, telah terpantau saldo yang masuk lebih awal ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank Mandiri, bahkan beberapa KPM menerima empat jenis bansos sekaligus dalam satu waktu.
Fenomena penyaluran ganda seperti ini umum terjadi menjelang akhir tahun, terutama ketika terdapat rapelan hak yang belum diterima pada bulan-bulan sebelumnya.
Arus pencairan besar di Desember menjadi tanda bahwa seluruh program bantuan diupayakan selesai sebelum tutup tahun, terutama bagi penerima yang sebelumnya tertunda, KKS baru hasil peralihan, maupun mereka yang menunggu validasi data.
Berikut rincian sembilan bantuan sosial (bansos) yang diprediksi cair sepanjang Desember 2025, melansir kanal Sukron Channel, dituliskan secara sistematis untuk memudahkan pemahaman bagi penerima yang ingin mengetahui kategori masing-masing program.
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
Penerima PKH meliputi pemilik KKS lama maupun KKS baru yang berasal dari peralihan mekanisme penyaluran dari PT Pos sebelumnya.
Pada periode Desember ini, penuntasan dilakukan untuk seluruh tahapan PKH yang masih tertinggal, terutama tahap 2, 3, dan 4 bagi KKS baru yang belum cair, sementara bagi KKS lama menjadi pencairan tahap 4.
Tidak sedikit KPM yang berpotensi menerima rapelan lengkap apabila sebelumnya tahapan mereka belum masuk, sehingga total hak PKH bisa dikirim sekaligus pada awal atau pertengahan bulan.
2. BPNT/Sembako
Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai sebesar Rp600.000 kembali masuk langsung ke KKS sebagai bagian dari pemenuhan kuota akhir tahun.
Penerima diimbau mengecek status bantuan melalui SIKS-NG karena hanya status “SPM” atau “SI” yang menandakan bahwa bantuan siap dicairkan.
Bila status menunjukkan “Exclude”, khususnya akibat catatan aktivitas seperti game online terlarang atau pekerjaan yang dianggap tidak layak dalam sistem, maka bantuan tidak dapat disalurkan.
Pemeriksaan status ini menjadi kunci untuk memastikan apakah penerima masih masuk dalam kuota aktif Desember.
3. Beras dan Minyak Goreng Empat Liter
KPM BPNT aktif di desil kemiskinan 1–4 akan menerima penyaluran susulan berupa beras dan minyak goreng, khusus untuk mereka yang belum mendapat bagian pada distribusi Oktober dan November.
Bantuan ini diprioritaskan kepada kelompok paling rentan dan disalurkan sebagai bentuk penyelesaian komitmen pemerintah terhadap bantuan pangan berbasis komoditas.
4. Bantuan Permakanan
Program permakanan tetap berlanjut bagi lansia tunggal dan penyandang disabilitas. Bentuk bantuannya berupa makanan siap konsumsi yang diantar langsung setiap hari ke rumah penerima.
Mekanisme harian ini dirancang untuk memastikan kelompok rentan tetap mendapat kebutuhan gizi layak tanpa harus mengurus proses pencairan maupun pengambilan bantuan.
5. Program Indonesia Pintar (PIP)
Bagi siswa yang masuk dalam SK Nominasi tetapi belum mencairkan dana PIP sepanjang tahun berjalan, Desember menjadi kesempatan terakhir.
Beberapa usulan sekolah dan aspirasi DPR yang masih tertunda pencairannya juga dijadwalkan dituntaskan pada periode ini.
Karena pencairan PIP hanya dilakukan satu kali setahun, penerima wajib memastikan dokumen dan aktivasi rekening bank telah dipenuhi agar hak mereka tidak hangus.
6. Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Program MBG yang mulai berjalan tahun ini kembali diteruskan secara bertahap di sekolah yang telah memiliki dapur penyedia makanan bergizi.
Siswa dari sekolah yang masuk daftar implementasi akan menerima paket makanan siap saji pada hari pembelajaran sebagai bagian dari upaya memperbaiki gizi anak usia sekolah.
7. BLT Dana Desa
Bantuan Langsung Tunai Dana Desa sebesar Rp300.000 tetap disalurkan kepada warga desa yang masuk kategori miskin ekstrem namun tidak terdata sebagai penerima PKH maupun BPNT.
Desember menjadi bulan terakhir penyaluran untuk semua desa sehingga pemerintah desa wajib memastikan penerima sesuai daftar yang telah diverifikasi dan tidak terjadi tumpang-tindih.
8. Penebalan Bansos (Atensi YAPI/Sembako Adaptif)
Penebalan bantuan sebesar Rp400.000, yang merupakan alokasi Juni–Juli, kembali disalurkan khusus untuk KPM KKS baru dari peralihan PT Pos yang belum menerima haknya.
Beberapa laporan menunjukkan bahwa dana ini sudah masuk bersamaan dengan bantuan lain di KKS Mandiri, menjadikannya salah satu komponen tambahan akhir tahun yang cukup dinantikan banyak keluarga.
9. BLT Kesra
Bantuan Langsung Tunai Kesra senilai Rp900.000 diberikan kepada KPM PKH atau BPNT yang berada di desil kemiskinan 1–4 melalui KKS.
Sementara itu, penerima miskin desil 1–4 yang tidak memiliki KKS mendapatkannya secara tunai lewat PT Pos setelah proses verifikasi di desa.
Bagi masyarakat dengan desil di atas 4, bantuan ini tidak dapat diterima karena penentuan desil sepenuhnya mengikuti penetapan pusat.
Pembaruan data melalui BPS biasanya memerlukan waktu sekitar tiga bulan sehingga perbaikan data yang diajukan saat ini tidak akan berpengaruh pada pencairan Desember.
Informasi tambahan yang perlu diketahui masyarakat adalah bahwa pengecekan desil dapat dilakukan melalui operator SIKS-NG di desa atau pendamping sosial dengan menggunakan NIK KTP.
Desil 1–4 merupakan kelompok yang paling diutamakan menerima penyaluran tambahan, sementara desil tinggi otomatis tidak termasuk penerima bantuan tertentu.
Seluruh data penerima telah ditetapkan oleh pusat menggunakan mekanisme by name by address sehingga pemerintah desa tidak memiliki kewenangan untuk mengganti atau memindahkan bantuan kepada pihak lain meskipun terdapat permintaan atau protes dari warga.***
Editor : Eli Kustiyawati