Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

BLT Kesra Rp900 Ribu Sudah Disalurkan kepada 20 Juta KPM, Ini Pesan Mensos Agar Tak Ada Penumpukan di Kantor Pos saat Pencairan Bansos

Eka Rahmawati • Senin, 1 Desember 2025 | 11:39 WIB
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat memantau pencairan BLT Kesra.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat memantau pencairan BLT Kesra.
 
RADAR BOGOR - Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat atau BLTS Kesra terus disalurkan pemerintah kepada para penerima manfaat secara bertahap.
 
Jelang akhir tahun 2025, sudah sekitar 20 keluarga penerima manfaat atau KPM menerima bantuan sementara dari pemerintah sebesar Rp900 ribu. 
 
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan pesan kepada PT Pos Indonesia yang menjadi penyalur BLT Kesra untuk mengambil langkah agar tidak terjadi penumpukan dan berpotensi terjadi kegaduhan dalam proses pencairan.
  
“Saya minta PT Pos segera mengambil langkah agar tidak terjadi penumpukan dalam penyaluran bansos,” ujar Gus Ipul dalam keterangannya menyusul laporan mengenai antrean panjang di beberapa kantor pos saat masyarakat mengambil BLTS sebagaimana dikutip dari laman resmi Kemensos. 
 
Baca Juga: Pemerintah Salurkan BLT Kesra bagi KPM Desil 1 sampai 4 lewat Bank Himbara dan PT Pos, Total Ada 35 Juta KPM, Catat Jadwal Pencairannya
 
Gus Ipul menyarankan agar kedatangan penerima manfaat harus dilakukan secara terjadwal dan proporsional serta bekerja sama dengan pemerintah daerah, pendamping sosial, juga aparat setempat.
 
Mensos juga menekankan agar jangan sampai terjadi ada keributan saat proses pencairan berlangsung di PT Pos.
 
"Kita pastikan semua berjalan tertib, aman, dan manusiawi,” tegasnya. 
 
Tak hanya itu Mensos juga meminta agar PT Pos menyediakan jalur layanan khusus untuk lanjut usia (lansia) serta penyandang disabilitas, agar mereka tidak perlu berdesakan atau menunggu terlalu lama.
 
“Lansia dan disabilitas harus mendapat layanan khusus, mereka tidak boleh ikut antre panjang, ini prinsip dasar pelayanan yang berkeadilan,” jelas Gus Ipul.
 
Baca Juga: Postingan Video Terbaru di Reels Instagram Tidak Bisa Dilihat? Ternyata Tampilannya Berubah, Begini Cara Melihatnya Sekaligus Jumlah View
 
Para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), TKSK, dan aparat kelurahan juga diminta mensos untuk membantu mengarahkan warga agar penyaluran lebih tertib.
 
Sementara itu penyaluran BLTS sampai akhir November 2025 tercatat sudah mencapai angka 20 juta KPM.
 
Pihak Kementerian Sosial (Kemensos) terus melakukan pemantauan terkait perkembangan di semua provinsi serta bekerja sama dengan PT Pos demi memastikan proses penyaluran berjalan cepat dan tepat sasaran.
 
BLTS menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memperkuat daya beli masyarakat sekaligus membantu keluarga penerima manfaat menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok.
 
Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Bakal Bangun Batas Wilayah Desa hingga Provinsi Mirip Gapura Gedung Sate
 
Gus Ipul berharap agar bantuan tersebut benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak serta mengimbau agar tidak panik atau berbondong-bondong datang bersamaan ke kantor pos.
 
“Datang sesuai jadwal, ikuti arahan petugas, bantuan ini tidak akan hilang, tidak akan berkurang, semua pasti mendapatkan jatah sesuai haknya,” pesan Gus Ipul.
Editor : Eka Rahmawati
#kantor pos #mensos #BLT Kesra