Awal Bulan Penuh Berkah, Pencairan Double Bansos Tuntas Jelang Akhir Tahun, Dua Kartu KKS Ini Terima Saldo Rapelan
Mutia Tresna Syabania• Senin, 1 Desember 2025 | 13:32 WIB
Ilustrasi: Penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada para penerima manfaat atau KPM.
RADAR BOGOR - Penyelesaian penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) tahunan, terutama bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang merupakan penerima KKS baru atau KPM peralihan dari skema PT Pos Indonesia ke Bank Himbara (BRI dan Mandiri).
Laporan dari berbagai daerah menunjukkan adanya lonjakan pencairan bansos di kartu KKS (Kartu Keluarga Sejahtera), pada malam hari hingga menjelang akhir bulan.
Dikutip dari YouTube Arfan Saputra Channel, dana yang masuk seringkali berupa pencairan bansos double (ganda) atau rapelan (gabungan) dari beberapa jenis bantuan.
1. Bukti Pencairan Ganda di KKS Bank Himbara
Berdasarkan laporan validasi di lapangan, KPM pemegang KKS Bank Mandiri dan Bank BRI mencairkan dana dengan nominal besar, mengonfirmasi pembayaran bansos yang tertunda:
• Pencairan Rapel BPNT dan Penebalan (Rp1.600.000)
Di samping BPNT, sejumlah KPM juga melaporkan pencairan Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) senilai Rp900.000 yang masuk ke KKS Bank BRI dan Bank Mandiri pada hari yang sama.
Potensi Total Maksimal: KPM yang beruntung bisa mencairkan total hingga Rp2.500.000 (Rp1.600.000 dari BPNT rapel plus Rp900.000 dari BLT Kesra) di waktu yang hampir bersamaan.
2. Fokus Utama Pencairan Akhir Tahun
Pencairan double bansos ini menegaskan, komitmen pemerintah untuk menuntaskan penyaluran hak KPM sebelum berganti tahun.
Fokus utama pencairan yang terjadi di 30 November 2025 adalah:
• KKS Baru/Peralihan: KPM yang baru menerima KKS Merah Putih (sebagai peralihan dari skema PT Pos) atau penerima baru yang datanya baru terverifikasi, kini menerima rapelan bantuan yang terlewat.
• BLT Kesra Susulan: Penyaluran BLT Kesra Rp900.000 yang belum masuk di termin awal bulan November.
• PKH Susulan: Beberapa KPM juga melaporkan adanya saldo PKH (Program Keluarga Harapan) yang masuk, seringkali digabungkan dengan BPNT, mencapai total hingga Rp2.250.000.
Pencairan ini diharapkan terus berlanjut hingga beberapa hari pertama di bulan Desember 2025 untuk menjangkau seluruh KPM yang belum tercairkan.
KPM bansos diimbau untuk mengecek saldo KKS, secara berkala di ATM atau melalui agen penyalur terdekat (Agen Brilink untuk BRI).***