Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Rapat Terbaru Kemensos Tentukan Arah Baru Bansos! Penerima PKH dan BPNT Wajib Tahu, Ini Jalur Resmi Perbaikan Data

Kholikul Ihsan • Senin, 1 Desember 2025 | 11:27 WIB
Ilustrasi Kemensos Saifullah Yusuf dalam rapat pemutakhiran data bansos
Ilustrasi Kemensos Saifullah Yusuf dalam rapat pemutakhiran data bansos

RADAR BOGOR – Kementerian Sosial (Kemensos) tengah menggarap strategi besar untuk menjamin bantuan sosial (bansos) tepat sasaran.

Melalui rapat terbaru, Kemensos mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), untuk berpartisipasi aktif dalam pemutakhiran data.

Fokus utama rapat ini adalah mengatasi keluhan klasik: banyaknya warga mampu yang masih menerima bansos, sementara masyarakat miskin yang membutuhkan justru terlewat.

Kemensos menyebut upaya perbaikan data ini sebagai “jihad pertama” bagi pilar-pilar sosial di daerah.

Data Bansos Harus Diperbaiki

Dilansir dari kanal YouTube KLIK BANSOS, disoroti bahwa akurasi data adalah kunci utama.

Sistem pengelompokan ekonomi menggunakan desil 1 hingga desil 10, di mana desil 1 mewakili 10% penduduk termiskin.

Terdapat banyak keluhan berkaitan dengan data yang dianggap kurang akurat.

Masih banyak yang mengatakan bahwa beberapa saudara atau tetangga mereka belum menerima bantuan sosial, sementara orang yang sebenarnya mampu justru mendapatkan bantuan tersebut.

Inilah yang melatarbelakangi ajakan untuk perbaikan data, yang pengelolaannya diserahkan kepada Badan Pusat Statistik (BPS).

Empat Saluran Resmi Pemutakhiran Data Penerima PKH dan BPNT

Untuk memastikan data penerima bansos akurat, Kemensos membuka dua jalur pemutakhiran: jalur formal (melalui RT/RW hingga bupati/wali kota) dan jalur partisipasi.

Bagi masyarakat luas, termasuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH dan BPNT, berikut empat saluran resmi yang bisa digunakan untuk mengusulkan atau menyanggah data:

1. Aplikasi Cek Bansos

Tersedia fitur Menu Usul Sanggah yang bisa digunakan masyarakat untuk melaporkan jika ada penerima yang dianggap tidak layak atau mengusulkan keluarga yang layak tetapi belum terdaftar.

2. SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial New Generation)

Saluran ini dikhususkan bagi operator desa/kecamatan dan pendamping sosial untuk memasukkan data hasil ground check langsung di lapangan.

3. Call Center 021-171

Beroperasi selama 24 jam. Saluran ini memudahkan masyarakat yang kesulitan menggunakan aplikasi digital.

4. WA Center (segera hadir)

Kemensos sedang membangun sistem WA Center untuk mempermudah akses masyarakat dalam pemutakhiran data secara digital.

Peran Krusial Karang Taruna dan Pilar Sosial

Kemensos secara tegas mengajak pilar-pilar sosial seperti pendamping PKH, pendamping rehabilitasi sosial, PSM, Tagana, dan yang paling disoroti, Karang Taruna, untuk menjadi garda terdepan dalam perbaikan data.

Karang Taruna yang berbasis di desa dianggap memiliki posisi strategis. Peran mereka adalah mendatangi rumah warga, melakukan wawancara, mengumpulkan data penghasilan dan aset, lalu memasukkannya melalui saluran yang disediakan.

Tiga Fokus Pemberdayaan untuk Kesejahteraan

Lebih dari sekadar membagikan bansos, Kemensos juga menekankan fokus pada pemberdayaan kelompok rentan yang menjadi sasaran utama, yaitu 12 plus kategori, termasuk fakir miskin, anak rentan, penyandang disabilitas, lansia terlantar, hingga perempuan rentan.

Program pemberdayaan ini mencakup tiga pilar utama:

• Meningkatkan keterampilan: memberikan pelatihan vokasi.

• Memperkuat aset: membantu kelompok rentan memiliki aset produktif.

• Memperluas akses: membuka jalan bagi mereka untuk mandiri dan inovatif.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bpnt #kemensos #bansos #pkh