RADAR BOGOR - Memasuki Desember 2025, pemerintah bersiap menuntaskan penyaluran berbagai program bantuan sosial (bansos) untuk tahun anggaran berjalan untuk KPM, sesuai dengan desil masing-masing.
Ini adalah bulan penentuan bagi KPM (Keluarga Penerima Manfaat) bansos sesuai desil, yang bantuannya masih tertunda, bahkan ada laporan KKS Bank Mandiri yang menerima double hingga quadruple bantuan sekaligus.
Pencairan bansos ke KPM sesuai desil, akan berlangsung intensif mulai 1 Desember hingga 31 Desember 2025.
Dikutip dari YouTube Nita's TV, setidaknya ada sembilan jenis bansos yang diprediksi akan tersalurkan kembali di bulan terakhir tahun ini.
1. Daftar Lengkap Sembilan Bantuan yang Cair di Desember
Pemerintah menargetkan penyaluran sembilan program ini bagi KPM yang memenuhi syarat, terutama bagi penerima KKS baru/peralihan dan KPM dengan alokasi susulan, di antaranya:
• PKH (Program Keluarga Harapan)
Penuntasan alokasi Tahap 2, 3, dan 4. KKS baru berpotensi menerima rapelan Tahap 2-4 sekaligus.
• BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai)
Penuntasan alokasi susulan Tahap 2, 3, dan 4. KKS baru juga berpotensi menerima rapelan penuh.
• Penebalan Bansos Rp400.000
Khusus bagi KPM KKS baru (peralihan dari Pos) yang belum menerima dana penebalan alokasi Juni–Juli.
• BLT Kesra Rp900.000
• Bantuan Beras dan Minyak Goreng
• PIP (Program Indonesia Pintar)
• BLT Dana Desa
Penyaluran terakhir di tahun 2025 (Rp300.000 per bulan) bagi warga desa miskin yang belum terdaftar sebagai penerima PKH/BPNT.
• Bantuan Permakanan
Berlanjutnya penyaluran makanan siap saji harian bagi lansia tunggal dan penyandang disabilitas berat yang telah ditetapkan sebagai penerima.
• Makan Bergizi Gratis (MBG)
Pelaksanaan program MBG di sekolah-sekolah yang telah memiliki Dapur MBG sebagai bagian dari program percontohan.
2. Peran Desil DTKS dalam Penentuan Kelayakan Bansos
Salah satu penentu utama kelayakan penerimaan Bansos, terutama BLT Kesra, adalah posisi ekonomi KPM dalam data BPS, yang diukur dengan Desil (pengelompokan 10% tingkat kesejahteraan).
Prioritas (Desil 1-4): KPM di desil ini adalah kelompok paling miskin dan berhak atas berbagai bantuan, termasuk BLT Kesra.
Non-Prioritas (Desil 5 -10): KPM di kelompok ini tidak termasuk sasaran penerima BLT Kesra.
KPM diimbau untuk memastikan status kepesertaan dan posisi desil mereka di SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial New Generation) melalui operator desa/kelurahan atau pendamping sosial, atau melalui Aplikasi Cek Bansos.
Keterangan status SPM (Surat Perintah Membayar) di SIKS-NG adalah sinyal kuat bahwa bantuan akan segera cair.
Catatan Penting Mengenai Data:
Usulan pembaruan data desil (desil-update) yang diajukan pada akhir tahun tidak akan memengaruhi pencairan bansos di Desember 2025.
Perubahan desil (dari BPS) membutuhkan waktu setidaknya 3 bulan untuk diperbarui ke sistem DTKS.
Prosedur penetapan penerima bansos bersifat baku dan tidak dapat diubah seenaknya, di tingkat bawah demi menjaga objektivitas data kemiskinan nasional.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga