RADAR BOGOR - Akhir tahun 2025 menjadi periode krusial bagi penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) dari pemerintah. Termasuk bantuan pangan dan tambahan, yaitu BLT Kesra.
Selain Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 4, pencairan bansos tambahan berupa Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) senilai Rp900.000 dan bantuan pangan.
Dikutuip dari YouTube Gania Vlog, kabar bahagia datang dari KPM yang sebelumnya menantikan bantuan pangan hingga bansos BLT Kesra sebesar Rp900.000.
1. BLT Kesra
Bantuan tunai tambahan ini terpantau mulai cair menyusul program utama.
Bank Penyalur: Bank Himbara, khususnya Bank BRI, mulai melakukan transfer dana BLT Kesra ke kartu KKS Merah Putih.
Contoh Daerah: Pencairan BLT Kesra Rp900.000 dikonfirmasi di wilayah Purbalingga dan Brebes, Jawa Tengah, menyasar KPM BPNT murni yang aktif.
Status KPM: KPM yang menerima BLT Kesra ini sebagian besar adalah penerima KKS yang sudah lama (sejak 2021) dan terdaftar di kelompok ekonomi terendah (Desil 1-4).
2. Progres PKH dan BPNT Tahap 4 (Oktober–Desember)
Di tengah euforia pencairan BLT Kesra, proses penyaluran PKH dan BPNT Tahap 4 untuk alokasi bulan Oktober, November, dan Desember 2025 juga terus berlangsung.
Status Pencairan: Di banyak daerah, dana Tahap 4 sudah mulai masuk. KPM melaporkan adanya saldo yang "cair melimpah" atau "bertambah" di KKS, seringkali karena mendapatkan rapelan atau gabungan dengan bantuan lain.
Baca Juga: Upaya Polsek Bojongsari Depok Mengantisipasi Curanmor di Wilayahnya, Pasang Belasan Spanduk Imbauan
Mekanisme: Pencairan ini dilakukan secara bertahap. KPM yang belum menerima dana diimbau untuk bersabar karena proses transfer dana antarbank masih berjalan.
3. Bantuan Pangan Tambahan Mulai Dibagikan
Selain bantuan tunai, penyaluran bantuan pangan berupa beras 20 kg plus minyak goreng juga sedang digalakkan.
Bantuan ini merupakan bonus tambahan yang bertujuan meringankan beban ekonomi KPM menjelang akhir tahun.
KPM diimbau untuk segera mengecek status pencairan dan jadwal distribusi bantuan pangan di wilayah masing-masing, terutama bagi KPM yang masuk dalam daftar penerima bantuan tambahan ini.
Pencairan ganda dan bonus tambahan di akhir tahun ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi KPM bansos untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka di penghujung tahun 2025.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga